Senin , 20 Agustus 2018

Anas Jahit Jas Pakai Uang Nazaruddin

NONSTOP, UANG-Nama Anas Urbaningrum kembali disebut dalam persidangan korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan terdakwa Neneng Sri Wahyuni. Ketua Umum Partai Demokrat itu ternyata bukan hanya menerima gaji tapi, biaya jahit baju atau jas dan perbaikan mobil Camry juga dari perusahaan M Nazaruddin.
Terkuaknya biaya jahit dan perbaikan mobil Camry tersebut saat hakim anggota Pangeran Napitupulu bertanya kepada saksi Eva Rahadiani, kasir perusahaan milik M Nazaruddin yakni PT Anugrah Nusantara.
“Anda selaku kasir pernah keluarkan duit untuk Anas? untuk jahit baju di Plaza Indonesia, mobil Camry dan gaji? Anas terima gaji sebagai apa?” tanya Pangeran dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (18/12). “Saya nggak tahu jabatannya,” jawab Eva.
Sementara itu hakim anggota I Made Hendra merinci gaji yang diterima Anas dengan membaca berita acara pemeriksaan Eva nomor 35. “Neneng terima gaji Rp 15-25 juta per bulan, Nazaruddin dan Anas juga menerima gaji Rp 35-50 juta per bulan,” kata Made.
Eva mengiyakan keterangannya dalam BAP saat diperiksa penyidik KPK tersebut. “(Pembayaran) gaji untuk para bos dilakukan bu Neneng,” jelas dia.
Sementara Penasihat hukum Neneng, Elza Syarief mencecar Eva terkait keterangannya mengenai Anas. “Pernah transfer atau catat ke Anas?” tanya Elza. “Saya nggak inget,” jawab Eva. “Kalau memberikan gaji saya inget pernah mencatat,” sambungnya.
Soal menjahitkan baju, Eva menyebut biaya itu dikeluarkan hanya untuk Anas. “Jadi kalau untuk direktur ada jatah seragam,” katanya. “Ada nggak baju yang seperti Anas?” timpal Elza. “Nggak ada,” sebut Eva.
‘Keistimewaan’ bagi Anas ini juga termasuk untuk pengeluaran perbaikan mobil Camry. Kebanyakan direktur di PT Anugrah sebut Eva menggunakan mobil operasional kantor. “Kalau (mobil) secara pribadi selain Anas?” tanya Elza. “Ada tapi nggak inget persisnya,” jawab Eva.
Eva mengatakan, Anas beberapa kali datang ke kantor PT Anugrah. “Kalau datang ke kantor beberapa kali,” sebutnya. Namun dia tidak mengetahui apakah Anas ikut terlibat dalam pengurusan proyek PLTS di kantornya.(OTK)

Share

Check Also

Sudinsos Jakbar Kekurangan Personil

thejak.co – Ketatnya pengawasan dan penjangkauan petugas di lampu merah dan kolong jembatan yang selama ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *