Rabu , 18 Oktober 2017

Ngeri, 60 Toyota Altis DPRD Jakarta Lenyap

NONSTOP, MOBIL-Ulah politisi memang sering bikin malu. Buktinya, hingga saat ini 60 mobil dinas milik DPRD DKI Jakarta terancam lenyap.
Data dari Sekretaris Dewan (Sekwan), mobil dinas Toyota Altis yang dikembalikan oleh anggota DPRD periode 2009-2014 baru 34 dari 94 kendaraan. Artinya, ada 60 mobil dinas yang saat ini tidak jelas kondisinya.
Sumber di Sekwan menyebutkan, mereka yang belum mengembalikan mobil dinas mayoritas anggota DPRD yang gagal terpilih kembali alias caleg gagal. “Kalau yang jadi lagi umumnya sudah mengembalikan,” terang seorang pegawai di Sekwan kepada Nonstop, kemarin.
Berdasarkan aturan, harusnya seluruh mobil dinas sudah dikembalikan ke sekretariat dewan setelah anggota DPRD baru dilantik pada Senin (25/8). “Baru 34 yang mengembalikan,” terang Sekwan DPRD DKI Mangara Pardede.
Mengara menhatakan, pihaknya sudah meminta kepada seluruh anggota dewan agar mengembalikan mobil dinas. Bahkan, Sekwan juga sudah mengeluarkan surat edaran (SE) dari gubernur. “Mereka wajib mengembalikan. Karena itu dibeli pake APBD DKI,” ungkapnya.
Abdul Aziz dari Fraksi PPP mengaku, seluruh anggota fraksinya sudah mengembalikan mobil dinas ke Sekwan. Menurut dia, tidak baik memiliki punya orang, apalagi itu aset negara. “Kita sudah instruksikan semua, kepada anggota DPRD dari PPP untuk kembalikan,” terang putra politisi senior Ka’bah Ahmad Suaidi ini.
Hal senada diucapkan Wakil Ketua DPD PDI-P Prasetio Edi Marsudi. Menurutnya, partainya sudah mengeluarkan surat kepada anggota Fraksi PDI-P agar segera mengembalikan mobil dinas. “Saya akan cek kembali, apakah ada anggota dari PDI-P yang belum mengembalikan,” janjinya.
Sementara itu anggota DPRD periode 2014-2019 akan mendapatkan mobil baru. Untuk ketua dan wakil akan mendapatkan mobil dinas jenis Toyota Camry. Sementara, untuk anggota lainnya mendapatkan Toyota Corolla Altis. Semua kendaraan dengan harga satuan ratusan juta tersebut dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sedangkan mobil yang lama akan dilelang.
Harga terendah sedan mewah jenis Camry tipe 2.5 G A/T dibanderol Rp 511.4 juta. Sementara itu untuk harga tertinggi ialah Camry tipe 2.5 Q A/T dengan harga Rp 655.8 juta. Artinya, butuh dana sekitar Rp 3 miliar lebih untuk membeli lima unit mobil sedan untuk digunakan oleh ketua DPRD dan empat wakilnya.
Sementara itu, 101 anggota DPRD DKI lainnya akan menggunakan Toyota Corolla Altis. Dipasaran, harga terendah sedan mewah ini dibanderol sekitar Rp 356.1 juta untuk tipe 1.8 E M/T 6-speed. Sementara itu harga tertinggi Toyota ini adalah Rp 407 juta untuk tipe Altis 2.0 V CVT. Artinya, dibutuhkan dana sekitar Rp 40 miliar untuk membeli kendaraan dinas baru bagi anggota DPRD.(JJ)

Mobil Dinas Anggota DPRD DKi Jakarta
Mobil Dinas Anggota DPRD DKi Jakarta
Share

Check Also

JOKOWI 3 KALI SALAH UCAP

thejak.co – Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *