Selasa , 19 Desember 2017

Pemeran Video Porno DPR Menjadi Tangan Kanan ‘Papa Minta Saham’

Yahya Zaini
Yahya Zaini

NONSTOP.com- Kepengurusan Partai Golkar bocor sebelum diumumkan. Yang jadi pertanyaan, Ketua Umum, Setya Novanto (Papa Minta Saham) memasukan nama-nama yang dinilai punya masalah.

Seperti Yahya Zaini, pemeran video porno dengan artis Maria Eva masuk sebagai Ketua DPP, belum lagi ada kader yang tersangkut korupsi, seperti Nurdin Halid dan mantan terpidana kasus pembunuhan, Sigit Haryo Wibisono.

Dokumen tentang struktur baru kepengurusan Partai Golkar pimpinan Setya Novanto menyebar di media sosial dan pesan berantai.  Dalam dokumen tersebut baru memuat 75 nama dari sekitar 150-an nama pengurus.

Diketahui, Yahya Zaini adalah politikus senior Partai Golkar. Kariernya sangat moncer hingga ia terjerat skandal “video panas” dengan seorang penyanyi dangdut, Maria Eva. Sejak itu, nama Yahya Zaini menghilang dari kancah politik Indonesia.

Namun, nama Yahya Zaini tiba-tiba muncul lagi dalam dokumen struktur kepengurusan tersebut. Yahya Zaini ditempatkan sebagai ketua bidang hubungan legislatif dan lembaga politik.

Nama Nurdin Halid sebenarnya sudah sejak lama dikabarkan akan mengisi posisi ketua harian jika Setya Novanto terpilih. Dokumen tersebut juga menyebutkan Nurdin ditempatkan sebagai ketua harian.

Nurdin dulu pernah menjalani hukuman penjara terkait kasus penyelundupan gula impor ilegal pada 2004. Berdasarkan putusan kasasi MA, Nurdin divonis dua tahun penjara dan bebas setelah menjalani 2/3 hukumannya. Nurdin juga divonis bersalah kasus kepabeanan impor beras dari Vietnam. Dia dihukum dengan penjara 2,5 tahun pada 2005.

Nama lain adalah Sigit Haryo Wibisono. Dia divonis 15 tahun penjara terkait kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnain pada 2009. Sigit mendapatkan pembebasan bersyarat pada 6 September 2015.

Politikus Golkar yang pernah divonis penjara 2 tahun 6 bulan, Fahd El Fouz Arafiq, juga masuk ke dalam struktur dengan ditempatkan di posisi  ketua bidang pemuda dan olahraga. Fath dipenjara terkait kasus penyuapan anggota DPR Wa Ode Nurhayati kasus korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah.

Masih ada juga nama Rudi Alfonso yang masuk sebagai ketua bidang hukum dan HAM. Rudi Alfonso sebelumnya pernah divonis Pengadilan Negeri Batam dengan vonis enam bulan penjara karena terbukti mengimpor 2.000 ton limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) dari Singapura ke Batam.

Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mengatakan bahwa penyusunan kepengurusan belum final. Kalaupun sekarang muncul satu dokumen, menurut dia, dokumen kepengurusan yang sedang dirumuskan banyak versinya. “Itu yang beredar hanya salah satu versi. Itu belum final,” kata Yorrys.
Ditegaskannya, kepengurusan resmi baru akan diumumkan pada 2 Juni 2016. Saat ini, lanjutnya, proses penyusunan masih sedang berlangsung.

Sementara, Politikus Golkar Mahyudin menilai, selembaran misterius itu tidaklah valid. Sebab, konsep susunan pengurus hingga kini masih dirancang oleh tim formatur. Meski, ia mengakui bahwa sebagian besar pengurus tercantum dalam surat tersebut.

Namun, susunan itu masih bisa berubah karena memang masih harus menampung seluruh pihak yang berkepentingan. ”Tidak tahu siapa yang mengedarkan di medsos, tapi memang sepertinya sudah sebagian besar pengurus ada di situ. Tapi konsep yang sebenarnya belum keluar,” kata Mahyudin.

Pengguna media sosial twitter pun mengomentari bocoran dokumen susunan kepengurusan DPP Golkar tersebut. “Ada bocoran susunan kepengurusan Golkar, apakah benar atau tidak? Jika benar salah satu pengurus terindikasi amoral,” tweet akun @SuaraGolkar yang menyindir Yahya Zaini.

Masuknya Yahya dalam kepengurusan Golkar ini menjadi indikasi bahwa Novanto dan kawan- kawan telah memaafkan kesalahan yang dibuat Yahya. “Tiap orang punya kesalahan. Semua ada yang baik, ada yang buruk. Kalau baiknya banyak, itu kita nilai. Kita menilai bahwa banyak sekali kinerja mereka-mereka yang bisa diandalkan,” ungkap Roem Kono.(AGS)

 

Share

Check Also

Pemenang Pengadaan Tanah Merah Bantar Gebang Diduga Hasil ‘Main Mata’

  Thejak – Proses lelang pengadaan tanah merah untuk landfil di TPST Bantar Gebang diduga ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *