Selasa , 21 November 2017

Nempel ke Kali, Hotel di Kemang Terancam Dibongkar

HOTEL DI KEMANG

 

THEJAK- Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menyelidiki perizinan sebuah hotel sehingga bisa berdiri di pinggir Kali Krukut,  di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.  Ia juga mempertanyakan rumah-rumah yang dibangun di sepanjang bantaran Kali Krukut.

“Ini karena (dinding) rumah-rumah kosong orang itu jebol. Ada lima rumah yang jebol. Kami juga lagi selidiki kenapa hotel kok bisa nempel di Kali Krukut,” ujar Ahok, Senin (29/8).

Ahok mengatakan, jalan satu-satunya untuk mengatasi banjir di Kemang adalah dengan melakukan normalisasi sungai. Karena itu, bangunan yang berdiri di bantaran kali akan dibongkar.

“Sekarang Kemang sudah minta ampun. Hotel segala macam itu peruntukannya enggak boleh (di situ), baca saja kajian tahun 1960-an,” ujar Ahok.

 

Kata Ahok, kali Krukut yang ada di Kemang dulunya memiliki lebar sampai 25 meter. Namun, kini lebarnya hanya sekitar 5 meter.

“Dari (zaman) Belanda 25 meter kok, berarti rumah-rumah sekarang berada di aliran sungai loh, di badan sungai, tinggal 5 meter,” ujarnya.

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan Holi Susanto mengatakan, dalam waktu dekat akan menertibkan tembok dan bangunan yang berdiri di bantaran Kali Krukut.

“Sekarang kita mapping dulu, kita inventarisir. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa kita laksanakan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, idealnya trase kali bangunan dibangun sekitar 20 meter dari bibir kali. Namun pada kenyataannya, warga membangun bangunan di atas turap bantaran Kali Krukut. (RBN)

Share

Check Also

Ketua KPPU : Trip Perancis Bukan Ketemu Aqua Danone

thejak.co – Selama lima tahun belakangan kiprah KPPU makin terlihat. Terlebih setelah dipimpin oleh Ketua ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *