Minggu , 5 November 2017

Isu SARA Dianggap Ancam Kebhinekaan di Indonesia

demo-ahok-2
thejak.co – Isu SARA tiba-tiba menjadi bahan acuan dalam Pilkada DKI Jakarta dan di khawatirkan mengancan kebhinekaan yang merupakan faktor perekat dan fondasi kebangsaan.
Seperti saat ini, banyak pihak ikut angkat bicara perihal pernyataan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang dituduh menistakan agama karena menyinggung Surat Al-Maidah 51. Namun apapun itu pertengkaran, Selama kita memiliki semangat Bhineka Tunggal Ika, akan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan, musyawarah – mufakat.
Demikian dikatakan tokoh kultur NU, As’ad Ali Said menanggapi aksi unjuk rasa terhadap Ahok. “Sepanjang masih berada jalur Kebhinekaan, tentu saja tidak menjadi masalah. Tetapi persoalannya yang terjadi pada saat ini sudah mengarah ke jalur mengkhawatirkan dan berpotensi menjadi awal perpecahan, ” jelasnya kepada wartawan, Senin (31/10).
Terkait aksi yang akan dilakukan oleh anggota ormas Islam dan LSM Islam dari berbagai daerah pada hari Jumat, 4 November 2016 nanti, Pesan As’ad Ali,  peserta aksi harus menjaga kedamaian, ketertiban dan tidak membawa isu SARA.
Tak bisa dipungkiri, lanjutnya, bahwa ramainya aksi demo menolak penodaan agama menjadi faktor pemicu (Trigger) yang mempercepat penyebaran isu SARA, ada berkaitan dengan kontestasi pilgub DKI.
“Bukan saya dukung Ahok ya, Tapi yang tolak Ahok cagub harus mencari kelemahan Ahok selama memimpin Jakarta, bukan kesukuanya atau agamanya, ” akunya.
Namun  ia menegaskan bahwa proses demokrasi 2017, harus lebih mengedepankan kepada program kerja para kandidat calonnya tersebut. “Pilkada Jakarta adalah strating poin dalam membangun kebangsaan kita, ” tandasnya.
Dalam bernegara seperti halnya dalam Pilpres, Pileg dan Pilkada, Menurutnya, maka rujukan berpikir dan bertindak semestinya mengacu pada UUD dalam Pancasila.
Referensi kesukuan dan keagamaan dalam menentukan sikap dan pilihan politik sesunguhnya sah-sah saja, sepanjang diekspresikan dalam wilayah privat atau dilingkungan internal masing-masing. DED
Share

Check Also

Program ‘Sejuta Rumah’ untuk Rakyat Miskin di Kalbar Diganggu Oknum Aparat

  THEJAK – Program ‘Sejuta Rumah’ yang dicanangkan oleh pemerintah pusat mendapat kendala di Kalimantan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *