Senin , 24 April 2017

Ada Calon Bayar Buzzer, Taufik: Anies-Sandi Diserang Fitnah Keji

M Taufik (tengah) saat jumpa pers soal selebaran fitnah ke Anies-Sandi.
M Taufik (tengah) saat jumpa pers soal selebaran fitnah ke Anies-Sandi.

TheJak-Masa tenang menjadi ajang black campaign. Yang menjadi sasaran adalah pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Calon nomor urut 3 yang diusung Gerindra dan PKS ini habis dibully di media sosial (medsos). Para pembully diduga dilakukan pasangan calon gubernur yang menggunakan jasa orang-orang bayaran atau buzzer.

Buzzer yang sudah menyediakan akun-akun anonim menyasar dan mencari-cari kesalahan Anies-Sandi. “Kita sudah deteksi dan mereka dibayar oleh salah satu pasangan calon,” tegas Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik kepada wartawan, Selasa (14/2/2017).

Diketahui tren elektabilitas Anies-Sandi terus meroket. Bahkan, Anies-Sandi diprediksi bakal memenangkan pertarungan Pilkada DKI. “Ada calon yang takut kalah. Ada juga calon yang nafsu menang 1 putaran,” beber M Taufik.

Ia mengatakan upaya fitnah dan kampanye hitam tersebut semakin masif. Hal itu terlihat saat ditemukannya dua truk yang berisi 900 ribu lembar selebaran yang berisi kampanye hitam Anies-Sandi.

“Ini bahaya buat demokrasi. Panwas dan polisi harus mengusut aksi black campaign,” desak Ketua Umum KAHMI Jaya yang juga Wakil Ketua Tim Pemenangan KAHMI Jaya ini.

Fitnah terhadap Anies ditemukan dari soal paham keagamaan sebagai syiah atau wahabi. Lalu, tuduhan aktif dalam Jaringan Islam Liberal (JIL), tuduhan poligami, korupsi Tunjangan Profesi Guru Rp 23 triliun dan berbagai tuduhan lainnya. Sebagian ditemukan di media sosial, dalam bentuk selebaran gelap atau pesan berantai melalui WA.

Dari 900 ribu lembar black campaihn apabila satu lembar dibaca oleh 10 orang maka yang membaca jumlahnya 9 juta orang. “Itu jumlah yang tidak sedikit, lebih banyak dari jumlah pemilih yang ada di Jakarta” ungkap M Taufik.

M Taufik menduga bahwa fitnah tersebut tidak hanya menyerang Anies Sandi, tetapi juga menyasar keluarga. Dia juga meminta kepada semua pihak, terutama pemerintah, untuk memastikan bahwa Pilgub DKI diselenggarakan secara jujur dan adil. “Mari jadikan Pilgub DKI Jujur, Adil dan bermartabat,” ucap dia.(NS)

 

 

Check Also

Alexis Hotel Jakarta.

Ahok Bakal Kejar Janji Anies-Sandi Menutup Alexis

THE JAK – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan akan menunggu program ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *