Senin , 23 Oktober 2017

Awas, puncak Bogor Lagi Cari Tumbal

Petugas kepolisian saat mengamankan longsor di Puncak Bogor.
Petugas kepolisian saat mengamankan longsor di Puncak Bogor.

thejak.co – Jika Anda ingin berkunjung ke kawasan Puncak Bogor maka pada saat ini disarankan agar meningkatkan kewaspadaan. Sebab, akibat udara ekstrim dalam seminggu telah terjadi dua kali kasus longsor.

Meski tidak menelan korban jiwa, longsor yang disebabkan oleh hujan deras yang terus mengguyur kawasan Puncak tersebut pastinya berpengaruh pada laju ekonomi masyarakat  sekitar. Karena, longsor di kawasan puncak berdampak kepada kemacetan panjang yang merugikan pengguna jalan.

Seperti yang terjadi kemarin, di kisaran kaki Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor terjadi insiden longsor yang menggangu para penggendara.

Menurut penuturan dari Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama menjelaskan, pihaknya dibantu warga sekitar masih melakukan evakuasi secara manual sambil menunggu alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum yang berada di Cianjur tiba kelokasi longsoran.

Diutarakanya bahwa akibat peristiwa tersebut kendaraan yang saat ini melintas di kawasan puncak harus bergantian lantaran sebagian badan jalan tertutup longsoran tanah dan batu.

“Kami masih menunggu alat berat datang, makannya jalur kami buka tutup agar kendaraan bisa tetap melintas,” ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (15/2).

Menurutnya, saat ini terjadi kepadatan lalu lintas cukup parah di kawasan puncak dampak dari longsor tersebut.

“Kami himbau juga kepada pengendara untuk tidak melintas di jalur puncak dulu, sebab titik longsor belum dievakuasi,” ujarnya.

Hasby juga mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan pihak terkait lainnya untuk membantu membersihkan material longsor.

“Kita juga ajak masyarakat ikut membantu. Ini agar arus lalu lintas tetap bisa berjalan. Sementara ini hanya bisa dilalui satu jalur, sehingga kita berlakukan buka-tutup di sekitar lokasi. Kendaraan bergantian melintas,” kata Hasby.

Yang mesti diketahui bahwa akibat hujan besar di kawasan Puncak Bogor ternyata tidak hanya menyebabkan longsor.

Akibat guyuran tersebut ternyata kemarin permukaan air Sungai Ciliwung naik. Hingga pukul 17.30 WIB, pihak pos Bendung Katulampa mengeluarkan status Siaga 2 banjir untuk Jakarta, karena ketinggian permukaan air Sungai Ciliwung mencapai 170 sentimeter.

Seperti diketahui bahwa pada Minggu (12/2) terjadi longsor itu terjadi di Jalan Raya Puncak, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan karena material longsor sempat menutup sebagian badan jalan raya.

Bencana longsor juga terjadi di sekitar sekitar Riung Gunung, Cisarua, Puncak, Bogor pada Sabtu (11/2) siang. Material longsor juga sempat menutup sebagian badan jalan raya Puncak dan mengganggu arus lalulintas. Lokasi ini, bahkan disebut lokasi yang rawan terjadi longsor susulan. JAK

 

Share

Check Also

Depok dan Kota Bekasi Siaga Banjir

thejak.co – Pembangunan yang pesat berdampak pada perubahan lingkungan. Seperti di Kota Depok dan Bekasi. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *