Sabtu , 25 November 2017

Biadab, Anak Bacok Ibu Kandung Hingga Tewas

Ilustrasi
Ilustrasi

thejak.co – Sungguh sadis, seorang anak tega membunuh ibu kandung sendiri di rumah kontrakan. Adalah Dimas Saputra (18) membunuh ibunya Titin Nurbaiti (50) dengan cara membacok di kontrakan yang berada di Gang Nurul Huda, RT 02 RW 03 Nomor 69, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis (16/2). Saat itu saksi yang juga adalah kakak kandung pelaku, Nurhilda (30), melihat adiknya tiba-tiba mengamuk dan mengambil sebuah golok lalu membabi-buta membacok ibu mereka, Titin Nurbaiti (50).

Korban sempat berteriak minta tolong, sebelum akhirnya tewas dengan luka parah di kepala, beberapa jari tangannya pun ikut putus. Nurhilda yang tak berdaya melihat tindakan sadis Dimas, memilih melarikan diri dan meminta bantuan warga sekitar.

“Warga pada kumpul karena kakaknya teriak minta tolong, waktu dilihat ibunya udah banyak darah telentang didalam kontrakan, terus langsung hubungi polisi,” terang Wawan (22), keponakan korban.

Polisi yang datang ke lokasi sekira pukul 06.30 WIB langsung mengamankan pelaku yang sudah dibawa warga ke rumah Ketua RT setempat. Sedangkan barang bukti berupa sebuah golok turut disita dari depan kontrakan korban.

Sementara menurutu kakak korban, Pelaku nyaris membakar habis kontrakan yang ditinggalinya sejak dua tahun lalu itu karena lupa mematikan kompor gas usai memantik api untuk menyalakan sebatang rokok.

“Tadi malam asap sudah ngebul didapur, terus tetangga sebelah pada panik. Ternyata kompor gas belum dimatiin sama dia (Dimas),” ungkap Nurhilda.

Akibat kelalaian itu, beberapa warga sekitar sempat kesal dan memukuli Dimas. Beruntung aksi tersebut bisa dilerai, rencananya hari ini keluarga akan membawanya berobat ke daerah Pandeglang, Banten.

“Mungkin pengaruh dia kumat, jadi kadang suka lupaan. Makanya tadi malam saya disuruh suami untuk nginap di sini, jagain mamah, terusngerayu dia buat berobat ke orang pinter,” sambung Nurhilda.

Dimas sejak lama mengidap gangguan kejiwaan, sekolahnya pun hanya sampai kelas 3 Sekolah Dasar (SD). Setelah itu, aktivitasnya hanya tinggal di rumah menemani sang ibu yang beberapa tahun lalu bercerai dengan ayahnya.

Menurut keterangan warga, pelaku telah lama mengidap gangguan kejiwaan. Rencananya, keluarga akan membawa Dimas berobat ke daerah Pandeglang, Banten. “Kita masih periksa, keterangan keluarga dan warga sekitar memang pelaku ini mengidap gangguan kejiwaan,” ujar Kompol Tatang Syarif, Kapolsek Ciputat. DED

Share

Check Also

Indonesian Model Search 2017

thejak.co – Setelah melewati serangkaian audisi di 29 kota di Indonesia dari bulan Mei 2017, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *