Selasa , 28 Februari 2017

PABRIK DI KAB. BEKASI DOYAN BUANG LIMBAH KE KALI

Warga saat memancing di Kali Bekasi.
Warga saat memancing di Kali Bekasi.

thejak.co – Ada 40 perusahaan di Kabupaten Bekasi yang diduga membuang limbah di sungai.

Akibatnya, selain membunuh biota yang berada di sana, air kali pun menjadi bau dan berbahaya jika tersentuh kulit lantaran berpotensi membawa penyakit.

Hal tersebut membuat geram dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Aep Saepulrohman.

Menurut dia bahwa sebanyak 40 perusahan di kawasan industri membuang limbah ke sungai. Pembuangan itu dilakukan melalui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) miliki kawasan industri tempat berdirinya perusahaan tersebut.

“Kan di dalam kawasan industri itu ada IPAL. Nah IPAL inilah yang harus senantiasasi diawasi, dikontrol secara ketat. IPAL milik kawasan industri mana yang masih layak ataupun yang tidak layak,” katanya.

Lanjutnya, kasus ini bisa terjadi karena lemahnya pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menindak dan menegakan hukum yang ada.

Aep mencontohkan bahwa seperti kasus PT Hyundai dan pernah digugat beberapa tahun lalu namun tidak ada kejelasan.

“Artinya regulasi yang ada seharusnya dijalankan. Kalau Regulasinya kan sudah bagus, perdanya juga sudah diatur dan dipekuat dengan Undang-Undang Lingkungan Hidup yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup sudah diatur semuanya. Tinggal action dari pemerintah daerah, khususnya DPLH untuk menyelesaikan persoalan itu,” ungkapnya.

Lemahnya pengawasan dari Dinas Lingkungan Hidup tidak lepas dari peran kepala daerah. Kata Aep, seharusnya bupati peduli dengan persoalan itu dan bisa menjalin komunikasi dengan bawahannya. Agar ada tindakan seperti pemetaan titik rawan pencemaran, serta bisa mendeteksi perusahaan yang diduga melakukan pencemaran. “Itu harus bisa ter-mapping semuanya,” imbuhnya.

Masih Aep, kasus pencemaran lingkungan sebenarnya bisa diminimalisir jika program Kali Bersih masih berjalan. Karena dengan menjalankan program tersebut, akan sekaligus memantau IPAL milik perusahaan atau kawasan industri. JAK

Check Also

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi (kanan)

Raja Salman Datang, Ketua DPRD Kab Bogor Berharap Kuota Haji Bertambah

  TheJak – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi ikut mengapreasiasi kunjungan Raja Arab Saudi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *