Sabtu , 25 November 2017

Pemilu 2019, Perindo Targetkan Tiga Besar

Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) dan Ketua DPW Perindo DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan.
Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) dan Ketua DPW Perindo DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan.

thejak.co – Partai Persatuan Indonesia (Perindo) optimis menargetkan masuk tiga besar pada Pemilu 2019. Demikian ditegaskan Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Sahrianta Tarigan.
“Target Perindo di 2019 secara nasional masuk 3 besar. Kita survei terakhir kan masuk 5 besar,” ungkap Sahrianta, kepada THEJAK, di Jakarta, kemarin.
Akhir tahun ini, kata dia, Perindo memasang target tembus di 3 besar dalam survei. “Kita optimis karena bekerja untuk masyarakat sesuai arahan Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT),” cetusnya.
Keyakinan masuk tiga besar itu, menurutnya, sangat beralasan. Alasan atau dasar pertimbangannya: kinerja pengurus menjalankan program kerakyatan.
“Seperti program gerobak gratis, warung sejahtera, revitalisasai nelayan, pembibitan (pertanian). Itu di antaranya,” ucap dia.
Mantan anggota DPRD DKI Jakarta ini menyatakan, khusus untuk program gerobak gratis (pembinaan UMKM), pihaknya sekaligus ingin mengajarkan para pedagang kecil untuk mulai membayar pajak. “Karena, pajak itu dibayar pembeli, bukan penjual,” imbuh dia.
Sahrianta mencontohkan, mie ayam dengan harga Rp 10 ribu, itu dijual Rp 11 ribu. “Yang seribu untuk pajak. Kalau laku 20 mangkok, berarti Rp 20 ribu. Nah, kalau kita buatkan gerobak 100 ribu buah, maka kali Rp 20 ribu sudah Rp 2 milyar per hari kita. Itu setor ke negara. Kali sebulan sudah Rp 60 milyar,” ia menerangkan.
Dan, itu membantu pedagang juga negara/pemerintah. “Ini targetnya
Tiap pedagang akan dibuatkan NPWP-nya. Ya untuk belajar agar membuat pajak,” ujarnya.
Ditanya mengenai peluang HT maju ke Kursi RI-1, Sahrianta menjawab diplomatis. “Soal bisa jadi RI-1, itu adalah nomor 10. Jika ada tokoh yang bisa memperbaki ekonomi Indonesia, maka beliau (HT) tidak akan maju. Tapi, kalau tidak ada yang bisa memperbaiki ekonomi RI, HT akan maju. Kesimpulannya: Perindo tidak akan memaksakan mengajukan capres,” ia menegaskan.
Apa paramater ekonomi RI buruk?
Banyak, cetus Sahrianta. “Di antaranya dolar tidak pernah turun. Tetap di angka Rp 13 ribu terus. Ekonomi kita itu kapitalisme, tidak pernah ke bawah. Dan jalan di tempat. Ke depan, lapangan kerja harus diperbanyak dan masyarakat dididik tidak konsumtif. Kini, kondisi negara banyak penggangguran, kejahatan meningkat,” dia menyatakan.
Jelas Sahrianta, HT akan selalu memberi.”Visi kita adalah berjuang memajukan daerah-daerah menjadi pilar ekonomi Indonesia. Orientasinya: Perindo lahir menciptakan lapangan kerja, pendidikan dan kesejahteraan masyarat di daerah,” ungkapnya.
Kini, Perindo tengah melakukan konsolidasi verifikasi internal DPW, DPD, DPC. “DKI sendiri sudah selesai.
Jawa dan Jateng, Bali Sumatera sudah. Pokoknya, kita tidak mau ada celah sedikit pun dalam verifikasi faktual KPU nanti. Harus kita selesaikan maksimal,” ia menandaskan. DED

Share

Check Also

7 Juta Jiwa Terancam Gagal Nyoblos di 2019

thejak.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, berharap masyarakat yang sampai saat ini belum ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *