Jumat , 28 April 2017

Soal Reklamasi, Begini Petualangan Akun Kurawa Bersama Nelayan Muara Angke di Kepulauan Seribu

 

Rudi Valinka pemilik akun kurawa (kanan) bersama Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara, Emmy Hafidz (kiri). Foto dokumen @kurawa
Rudi Valinka pemilik akun kurawa (kanan) bersama Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara, Emmy Hafidz (kiri). Foto dokumen @kurawa

TheJak – Reklamasi teluk Jakarta masih pro kontra. Apalagi reklamasi dijadikan ‘jualan’ politik pada Pilkada DKI Jakarta. Rudi Valinka pemilik akun Kurawa bersama Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara,  Emmy Hafild dan bersama nelayan Muara Angke, Syhariel.

Sabtu (25/2/2017) pagi, Mereka menyusuri Kepuluan Seribu sekaligus ingin membuktikan apakah reklamasi mempengaruhi tangkapan ikan bagi nelayan teluk Jakrta.

“Pagi ini bersama Master pecinta lingkungan hidup ibu Emmy Hafidz bersama Nelayan di Muara Angke ikut berlayarSebelum memulai kultwit gue kenalin dulu ibu @emmyhafild ini adalah mantan direktur Walhi dan direktur eksekutif GreenPeace Asia tenggaraJadi gak usah diragukan lagi integritas ibu Emmy ini ntar haters bilang bayaran pula, nolak reklamasi jakarta harus simak,” tulis akun Kurawa di wallnya.

Menurut Kurawa, rencana awal 4 orang yg mau ikut berlayar sama nelayan namun tiba-tiba  2 orang gak jadi ikut krn alasan teknis. “kita  mau mengetahui apakah reklamasi jakarta ada pengaruhnya kepada nelayan-nelayan jakarta? Baik dari jumlah tangkapan atau lokasinyanis, jadi cuma gue berdua aja,” kata Kurawa di akunnya.

Dalam perjalanan di atas perahu, Kurawa sempat mewancarai Syahriel nelayan Muara Angke yang yang juga pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Syahriel sudah 40 tahun menjadi nelayan bergelut dengan ombak di Pulau Seribu. Berikut petikan  wawancara Kurawa dengan Syahriel.

Berapa jumlah nelayan Muara Angke?

Jumlahnya ada 400 nelayan. 100 nelayan. Terbagi menjadi 3 : nelayan Tangkap, nelayan pembudi daya kerang dalam bagan-bagan, nelayan pengasin Ikan (jadi ikan asin) 400 orang ini yg terdata sebagai penduduk ber KTP jakarta, sementara sisanya adalah Nelayan Transit warga cirebon, tegal, indramayu.

Nelayan transit ini tinggalnya di mana?

Nelayan transit ini tidur nyenyak diperahu, jumlahnya banyak dan mereka membuat pemukiman liar di sekitar ini. Intinya nelayan di muara angke ini berbaur antara nelayan asli dan nelayan transit kehidupan mereka agak memprihantinkan dari sisi sanitasi.

Sudah berapa tahun jadi nelayan?

sudah hampir 40 tahun. Jadi saya paham semua nelayan di sini.

Di mana letak tangkapan ikan apakah benar di lokasi laut wilayah reklamasi pulau C, D dan G adalah daerah tangkapan ikan bapak?

(Jawaban pak syahril ketawa) lokasi tangkapan ikan mereka tidak pernah tetap dan memang jauh dari pinggir pantai teluk jakarta, mereka ikuti ikan karena mereka gunakan jaring maka mereka menggunakan tehnik penglihatan saja terutama jika melihat ada kumpulan ikan-ikan yg lompat Kebanyakan target mereka adalah ikan kembung. Ikan ini berkumpul dan berenang diatas permukaan air disinilah jala ditebarkan.

Jadi biasanya dimana lokasi ikan-ikan tersebut?

jauh diatas sana minimal 3 mil dari daratan menuju Pulau Seribu. Bahkan nelayan sering juga ke daerah Tanjung Priok, Marunda, Kerawang hingga ke indramayu. Katakan ikan asli di Teluk Jakarta sudah nggak ada, kebanyakan adalah ikan pendatang sehingga ada musimnya makanya mereka hunting Ikan asli di teluk jakarta namanya ikan Perek, ikannya kecil-kecil  jika ketangkap jaring pun dibuang lagi gak laku.

Akhirnya mereka sampai dekat lokasi fishing ground, di sekitar Pulau Bidadari.  Jaring pun ditebar,  30 menit kemudian jaring pun diangkat. Meskipun tangkapan ikan nggak banyak tapi cukup buat dimasak untuk makan siang di atas kapal.Akhirnya petualangan mereka berpindah mencari pulau terdekat. Maka ketemulah Pulau Onrust Milik pemprov DKI.  (NRL/bersambung)

 

Check Also

Ilaria Monte Bianco

Kisah Cinta Gadis Italia dengan Pemuda Batang Jawa Tengah Bikin Baper

THE JAK – Ilaria Monte Bianco (21), gadis berasal dari Bari, Italia mengaku rela “terbang” ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *