Rabu , 18 Oktober 2017

Ada Yang Takut Kalah, Anies Diserang Fitnah Lagi

anies sandithejak.co – Aksi kampanye hitam atau ‘black campaign’ masih terus ditujukan kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.  Bahkan, beredar surat pernyataan atau akad kontrak bertandatangan palsu yang menyatakan Anies-Sandi akan menggunakan syariat Islam di Jakarta.

 

Namun surat atau akad kontrak berjudul Akad Kontrak – Akad Al Ittifaq itu dipastikan tidak benar. Ada pihak yang dengan sengaja menandatangani surat itu atas nama Anies dan Sandiaga. Padahal dipastikan tanda tangan itu tidak benar. “Ini Fitnah lagi, setelah fitnah-fitnah sebelumnya. Tanda tangan saya tidak seperti itu,” ujar Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu (18/3) malam.

 

Senada dengan Anies, Sandiaga juga merasa kalau nama dan tanda tangannya dicatut. Dia sendiri heran kenapa ada orang atau kelompok yang mau repot untuk membuat akad kontrak itu. “Jelas-jelas itu bukan tanda tangan saya,” ucapnya. Akad itu sendiri dipastikan hoaks (kabar bohong) . “Mas Anies atau Bang Sandi tidak pernah menandatangani akad itu. Dan itu palsu,” tegas Naufal Firman Yursak, Wakil Ketua Tim Media Anies Sandi.

 

Naufal menambahkan dengan makin sering munculnya fitnah-fitnah baru, pihaknya yakin sedang ada pihak yang panik. “Kami makin yakin bahwa ada pihak-pihak yang sedang mengalami kepanikan yang luar biasa. Kami mengajak kepada para relawan, simpatisan dan warga untuk tetap fokus pada program kerja dan makin kerja keras memenuhi harapan warga Jakarta untuk menciptakan perubahan di ibukota,” tutupnya.

 

Tak Hanya Teruskan KJP, Anies Bakal Tingkatkan Mutu Pendidikan. Anies menegaskan, program Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan berlanjut, bila dirinya dipercaya memimpin ibu kota. “Seakan-akan gubernur ganti, KJP tutup. Justru tidak, semuanya ditingkatkan,” kata Anies saat menghadiri acara Kebayoran Lama Berzikir di Lapangan Ahmad Yani, Jl Praja, Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Ahad (19/3) sore.

 

Anies mencontohkan dengan aliran listrik yang takkan mungkin berhenti ketika ada perubahan direksi PLN. Begitu pula dengan layanan bagi masyarakat di kelurahan dan kecamatan. Bukan hanya KJP, mantan mendikbud ini pun menjanjikan bakal meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta. “Kota dididik dengan baik, orang tua tenang. Mutu sekolahnya ditingkatkan, guru mutunya ditingkatkan,” bebernya.

 

Selain itu, inisiator Indonesia Mengajar ini turut memastikan ada perbaikkan lingkungan. “Insya Allah kita buat anak-anak ngaji dari magrib-isya di masjid. Setelah itu, sampai jam 9 malam, jadi jam belajar,” tutup pasangan Sandiaga Salahuddin Uno. Pada kegiatan Kebayoran Lama Berzikir, Ketua Relawan Anies-Sandi, Boy Bernadi Sadikin, turut hadir. Begitu pula dengan wakil ketua tim sukses, Mohamad Taufik. JJ

 

Share

Check Also

JOKOWI 3 KALI SALAH UCAP

thejak.co – Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *