Senin , 25 September 2017

Alexis dan Spa Esek-esek Mau Ditutup Sandiaga Uno

Hotel Alexis
Hotel Alexis

thejakco – Wakil Gubernur Sandiaga Uno setelah dilantik akan merealisasikan janji kampanyenya dengan menutup Hotel Alexis yang berlokasi di Jalan Lodan, Jakarta Utara. Pasalnya hotel tersebut disinyalir menjadi tempat prostiusi.

 

“Itu pasti akan dan harus kami lakukan. Tapi kami enggak bisa melakukan apa-apa sekarang. Kami belum punya perangkat,” kata Sandi di Kemang, Jakarta, Kamis (20/4/2017). Sandi bertekad menjalankan seluruh janji kampanyenya. Namun ia meminta publik bersabar. “Enam bulan ke depan kami fokus rekonsiliasi dulu,” ujarnya.

 

Gayungpun bersambut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomitmen menutup tempat prostitusi yang melanggar Peraturan Daerah, salah satunya Hotel Alexis. Tak hanya Alexis, Anies pun bakal menutup kafe-kafe yang menjual minuman keras sesuai perda.

 

“Ya komitmen kita melaksanakan Perda. Jadi semua pelanggaran akan kita tindak dan Perda itulah yang akan menjadi pegangan,” ujar Anies di DPP Partai Perindo, Jalan Dipenegoro No 29, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017).

Anies menegaskan, semua tempat yang melanggar sesuai Perda yang berlaku akan ditindak. Hal ini dilakukannya bukan hanya kepada salah satu tempat prostitusi yang sempat ramai dibicarakan saat debat pasangan calon gubernur di Pilgub DKI putaran pertama.

“Pokoknya semua pelanggaran. Jadi bukan hanya satu. Kesannya cuma satu (Alexis). Nggak lah, semua yang melanggar. Jadi kesannya kita mau menarget satu tempat (Alexis). Nggak, semua pelanggaran,” kata Anies. Janji menutup Alexis diucapkan Anies Baswedan, salah satunya pertengahan Januari lalu. Kala itu ia menyatakan akan menutup seluruh lokasi prostitusi di Jakarta.

Anies mengatakan, penutupan tempat prostitusi sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Pasal 42 ayat 1 sampai 3 pada perda tersebut melarang setiap orang berbuat asusila di jalan, jalur hijau, taman atau tempat umum lainnya. Aturan itu juga melarang setiap orang menjadi pekerja seks komersial atau menyuruh, memfasilitasi, membujuk dan memaksa orang membeli jasa seks komersial.

 

Pasal 43 pada perda itu menyatakan, setiap orang atau badan dilarang menyediakan atau menggunakan bangunan atau rumah sebagai tempat untuk berbuat asusila. Merujuk peraturan tersebut, Anies menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menertibkan tempat prostitusi. Pihak yang protes, kata dia, bisa menuntutnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Surga Dunia Ada di Lantai Tujuh Hotel Alexis

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pernah mengatakan salah satu lokasi yang kerap dijadikan praktik prostitusi ialah Hotel Alexis di Jakarta Utara. Artinya, kata Ahok, tak ada yang mampu menghilangkan prostitusi di Indonesia, bahkan praktiknya merambah ke kawasan-kawasan yang terbilang mewah.
“Di Alexis itu lantai tujuhnya surga dunia. Di sana itu surga bukan berada di telapak kaki ibu, melainkan di lantai tujuh,” kata Ahok kala itu di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (16/2/2017).
Menurut Gubernur yang akan berakhir masa jabatannya Oktober mendatang, pekerja seks komersial di Hotel Alexis tak seluruhnya berasal dari Jakarta. Sebagian PSK di sana bahkan warga negara asing. “Semua jenis (pelacur) ada di sana. Dari negara ini itu ada,” kata Ahok ketika itu.
Ia pun tak mungkin mengetuk satu per satu pintu kamar di Alexis hanya untuk memastikan di kamar mana kegiatan prostitusi berlangsung. Seperti apa lantai tujuh yang berada di Hotel Alexis Jakarta. Bagi lelaki yang menyukai hiburan malam, hotel ini banyak orang yang bilang bahwa suka memberikan jasa esek-esek  untuk pelanggan pria.

 

Hotel ini sangat tidak cocok untuk tempat menginap keluarga apalagi membawa anak-anak, karena Hotel ini menyediakan layanan plus plus bagi pria dewsa dengan harga yang tinggi.

 

Alexis Hotel Jakarta disebut juga one and only hotel yang berada di Jakarta yang terdapat fasilitas hiburan malam paling bagus untuk pria. Di hotel ini pengunjung bisa menikmati Bar Lounge dan 4Play Club yang ada di sebelah lobi hotel.

 

Tempat ini juga dilengkapi dengan catwalk warna-warni untuk penari dan fashion show dalam pakaian minim yang bertujuan untuk membangkitkan hasrat. Selain klub dan bar, hotel ini juga memiliki sebuah restoran yang menyediakan menu yang penuh dengan inovasi dari beberapa negara seperti Indonesia, Cina, dan Jepang.

 

Suasana restoran dikemas memadai untuk makan malam. Selain itu, hotel ini juga memiliki ruang karaoke yang bernama Xis Karaoke. Di ruang ini tersedia beragam lagu yang siap diyanyikan para tetamu, dalam versi Mandarin, Korea, Barat, dan juga lagu-lagu Indonesia populer.

 

Lantai 7 selama ini disebut-sebut sebagai lantai terbaik dari Hotel Alexis. Menurut pengunjung yang pernah datang ke lantai 7 Hotel Alexis ini, begitu kaki menapak di lantai ini, sejumlah wanita cantik – kebanyakan ekspatriat – bergerombol di sana. Wanita yang paling banyak diminati tetamu konon yang berasal dari Uzbekistan.

 

Mereka ini lebih senang duduk berkelompok sesuaiasal negara. Keengganan mereka bergaul disinyalir karena keterbatasan bahasa. Umumnya para wanita ‘impor’ ini jarang yang bisa berbahasa Inggris.

 

Lantai 7 dikenal dengan sebutan Lounge. Di sini tetamu diharapkan bersantai di sofa, memesan aneka minuman dan bercengkerama. Dari sini, segalanya mungkin terjadi, kata pengunjung yang enggan disebut jati dirinya. JJ/SOF/BCR

Share

Check Also

Akun Medsos Egy Maulana Vikri Diretas, Pelaku Dituding Dengki

thejak.co – Tak hanya panen gol dalam ajang Piala AFF 2017, Egy Maulana Vikri juga panen ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *