Jumat , 21 April 2017

SUNANDAR DUKUNG KASUS JEMBATAN BAGEDOR KE MEJA HIJAU

Jembatan Bagedor yang amblas.
Jembatan Bagedor yang amblas.

thejak.co – Ketua DPRD Kab. Bekasi, Sunandar mendukung Kejari Cikarang melakukan pemeriksaan atas amblesnya jembatan Bagedor yang berlokasi di Desa Pantai Harapanjaya, Kecamatan Muaragembong lantaran berpotensi merugikan negara.

 

“Pada prinsipnya kami DPRD tetap mendukung upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Bekasi dan Kami serahkan masalah ini sepenuhnya ke proses hukum,” tegasnya.

 

Meski diduga ada kesalahan dalam proses pembangunan, Sunandar enggan menuding siapa pihak yang paling bertanggungjawab Sebab jika benar ada kegagalan konstruksi dipastikan para penyidik Kejaksaan akan menemukan dugaan-dugaan korupsi yang dimaksud.

 

“Saya tidak mau menyalahkan siapa-siapa, tunggu saja. Pastinya ada tinjauan penyidikan dari tim Kejari di lapangan, artinya pasti bisa diketahui nantinya seperti apa hasilnya,” ungkapnya.

 

Menurut dia, jika semua direncanakan sematang mungkin, tidak akan terjadi ada pihak-pihak yang dirugikan akan jembatan tersebut.

 

“Kalau saya menilai adanya kesalahan mulai kurangnya pemasangan tiang pancang. Harusnya  konsep pembangunannya kayak jembatan tegal gede,”cetusnya kepada wartawan, Kamis (20/4).

 

Dia menduga,  Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) menyepelekan lokasi pembangunannya. Karena lokasi itu jauh dari keramaian, sehingga konsepnya tidak disamakan dengan kontruksi di Tegal Gede. Padahal kata dia, walaupun lokasi Bagedor jauh dari keramaian jika ada pihak yang dirugikan tetap saja akan menimbulkan gejolak.

 

“Mungkin karena dikiranya sepi, sehingga membangunnya tidak memakai konsep di perkotaaan, padahal di sana juga sudah ramai,” katanya. Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Pidana khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Bekasi,Rudy W Panjaitan  mengaku masih memantau proses perbaikan jembatan Bagedor yang amblas, sehingga mengakibatkan para nelayan tidak melintas.

 

Kendati demikian pihaknya akan tetap mengumpulkan semua dokumen tentang proses pembangunan jembatan Bagedor yang menelan anggaran sebesar Rp 5,6 miliar pada 2016 lalu.”Kami masih pantau proses perbaikannya, karena jembatan Bagedor masih dalam masa pemeliharaan,” singkatnya. SAR/BUD

Check Also

Walikota Airin Rachmi Diany.

Tangsel Hapus Sanksi PBB

thejak.co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengupayakan peningkatan pemasukan PAD lewat Pajak Bumi dan Bangunan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *