Senin , 23 Oktober 2017

Indonesia Menunjukkan Komitmen untuk Menggunakan Bukti dalam Kebijakan Publik

thejak.co – Para pembuat kebijakan di Indonesia  bergabung dengan masyarakat sipil, akademisi, dan para ahli internasional untuk mendiskusikan kemajuan Indonesia dalam penyusunan kebijakan publik yang lebih baik melalui penggunaan bukti dan hasil penelitian dalam sebuah Lokakarya yang bertema Knowledge Sector Initiative: Belajar dari Masa Lalu untuk Menginformasikan Masa Depan’ diselenggarakan di Hotel Crowne Plaza, Jakarta.
Lokakarya yang diselenggarakan pada tanggal 17-18 Mei 2017 ini menandai akhir dari lima tahun pertama (fase 1), pelaksanaan kemitraan yang ambisius antara pemerintah Indonesia dan Australia melalui Knowledge Sector Initiative (KSI) untuk memperkuat ‘sektor pengetahuan’ Indonesia.
Lokakarya ini mendiskusikan pencapaian inisiatif tersebut sampai saat ini, menjadi wadah untuk pertukaran pengetahuan dan pembelajaran antara Indonesia dan negara lain, serta menarik pembelajaran penting dari berbagai negara untuk digunakan dalam memperkuat inisiatif tersebut di fase berikutnya.
 “Knowledge Sector Initiative adalah program yang inovatif, ini pertama kalinya berbagai kelompok berbeda dapat berkumpul bersama, dalam skala ini, untuk memperkuat sektor pengetahuan di suatu Negara”. ujar Petrarca Karetji, selaku Pimpinan Tim Knowledge Sector Initiative.
Petrarca Karetji menambahkan bahwa Selama lima tahun terakhir, telah mencapai dan belajar banyak hal, dan pembelajaran inilah yang akan menjadi pusat dari program di fase berikutnya. dalam acara ini juga mengundang para ahli internasional yang akan berbagi praktik mereka di negara lain, dan bertukar pengalaman dengan kita semua.
Lokakarya ini menghadirkan sejumlah narasumber yang akan mempresentasikan studi dari berbagai negara, antara lain Dr. Leonardo A.A. Teguh Sambodo, PhD selaku Direktur Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian PPN / Bappenas, Ahmedi Vawda dari the Department for Monitoring and Evaluation, Office of the President, Republik Afrika Selatan, Samar Verma selaku Senior Programme Officer, Think Tank Initiative di Asia Selatan dan Professor Veronica Taylor selaku socio-legal di School of Regulation and Global Governance ANU College of Asia and the Pacific. JAK
Share

Check Also

DPC PDI Perjuangan Jaksel Optimis Lolos Verifikasi

thejak.co – DPC PDI Perjuangan (PDI-P) makin optimis menghadapi pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang. Loyalis ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *