Kamis , 19 Oktober 2017

Netizen Tidak Percaya Dosen ITB Bunuh Diri!

Ilustrasi
Ilustrasi

thejak.co – Polisi menduga dosen muda School of Bussines and Management (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB), Suryo Utomo (30) tewas akibat bunuh diri. Suryo diduga melombat dari Jembatan Cisokan, Cianjur. Sebelumnya, Suryo juga diduga berusaha membakar diri dan menyayat lengannya. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jawa Barat, Senin (15/5). Yusri menjelaskan, berdasarkan hasil autopsi, ditemukan ada luka bakar di kedua kakinya.

 

Menurutnya dugaan adanya upaya membakar diri juga diperkuat dengan bau bensin yang tercium dari bagian pinggang hingga ke bawah. Selain itu, sambung Yusri, Suryo juga ditemukan hanya mengenakan celana dalam. “Diduga sudah menyala apinya, tetapi mungkin korban tidak kuat menahan api sehingga dia melepas celananya. Sehingga saat ditemukan, korban tidak mengunakan celana,” tuturnya.
 

Selain diduga berupaya membakar diri, kata Yusri, Suryo juga diduga berupaya bunuh diri dengan menyayat lengan tangan kirinya. “Ada sayatan di tangan kiri atas korban. Ada indikasi korban membeli cutter terlebih dahulu,” tambahnya.  Setelah melakukan hal tersebut, lanjut Yusri, Suryo kemudian diduga melompat dari jembatan Cisokan. Jarak dari atas jembatan ke sungai mencapai 30 meter. “Dia diduga melompat, luka yang didapat juga cukup parah. Punggung dan kaki patah. Sedangkan luka di kepala diduga akibat benturan karena sungainya juga banyak batu-batu,” katanya.
 

Jasad Suryo ditemukan mengambang di waduk Cirata Kampung Jagabaya RT 09/05 Desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur pada Sabtu (13/5) pukul 15.30 WIB. Keluarga telah memastikan jasad yang mengambang itu Suryo Utomo.  Terkait dugaan polisi tersebut sejumlah netizen menilai hal itu terlalu dini dan kesimpulan polisi itu dapat mencederai hati keluarga. “Motifnya apa? Kelihatan hidupnya mapan n normal2 saja bahkan baru dikunjungi ibunya. Kl polisi menyimpulkan bunuh diri harus ada motifnya,” ujar akun @mimi1510. “Kalau.

 

 

Indikasinya bunuh diri ada baiknya hasil penyelidikan tidak di umbar ke media pak, kasihan keluarganya,” kata @suratama. “Biasanya sblm polisi ungkap motif suatu pembunuhan kita plng tdk pny kecurigaan ini itu..tp utk kasus ini sdikitpun ga pny gambaran kira2 bermotif apa. Seorang dosen yg sederhana, educated dan profesinya yg sptnya jauh dr hal2 permusuhan. Mkn kah cinta segitiga? Mslh Warisan ? Utang piutang? Kl lihat posisi terakhir mobil nya ditemukan 15km dari lokasi mayatnya ditemukan..jelaslah ini kasus pembunuhan,” ujar @jv.brahmana.

 

 

Namun ada juga netizen yang merasa prihatin dengan yang dialami dosen muda ITB tersebut. “Buat yang lain ….pinter bagus…..kutu buku boleh …..tapi jangan lupa gaul dan ngaji….biar ga oon, kena masalah dikit langsung konslet, hidup mati bukan di tentukan masalah tapi sudah ada yang menentukan, Allah SWT,” ujar pemilik akun @nanojoko. ”Wowww..dosen dh punya mobil mewah anak bini sehat.gimana kalo dia jd gw yg cuma ngewarung jualan rokok n pulsa di pinggir jalan?? motor aj msh kridit,” kata @togar88. “Motifnya apa? Kelihatan hidupnya mapan n normal2 saja bahkan baru dikunjungi ibunya. Kl polisi menyimpulkan bunuh diri harus ada motifnya,” ujar @mimi1510. “Ga habis pikir bener2… udah jadi dosen… punya mobil… ada anak bini…. ga bisa gw cerna nih… napa sampe begitu? kita tunggu analisa polisi selanjutnya…,” kata @Kushi2000. SIR

 

Share

Check Also

Viral! Istri Pertama Temani Resepsi Suami Bersama Istri Mudanya di Pelaminan!

thejak.co – Sebuah foto pernikahan yang tidak biasa baru-baru ini menjadi viral di media sosial. ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *