Minggu , 21 Mei 2017

Tak Efektif, Masa Reses DPR Diusulkan Dihapus

Rapat paripurna DPR
Rapat paripurna DPR

thejak.co – Anggota Fraksi Gerindra, Haerul Saleh, menginterupsi sidang paripurna dan mengusulkan penghapusan masa reses Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pasalnya masa reses dinilai tidak efektif dan tidak bermanfaat, termasuk alasan soal memperjuangkan daerah pemilihan.

 

 

“Masa reses yang selama ini kita laksanakan tak mendapat penjelasan mekanisme memperjuangkan dapil. Oleh karena itu DPR pembuat UU tak mampu melaksanakan UU dengan konsisten,” kata Haerul saat rapat paripurna pembukaan masa sidang ke-V DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/5).

 

 

Masa reses DPR diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 tentang MD3, dan Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib DPR. Pada masa reses, sejatinya DPR melaksanakan tugas menyerap aspirasi masyarakat yang terkait dengan pelaksanaan fungsi dan tugas DPR.

 

 

Haerul juga menambahkan bahwa DPR selama ini tidak memiliki data catatan atau fakta dari pelaksanaan reses tersebut yang bisa dipertanggungjawabkan. “Iya, mengingat reses tak efektif. Faktanya DPR tak memiliki daya melaksanakannya,” ujarnya.

 

 

Pimpinan rapat, Agus Hermanto, kemudian menanggapi interupsi tersebut. Ia menyebut pendapat tersebut belum kuat. “Ini tentunya pendapat dari seseorang. Bahwa itu nantinya harus ditindaklanjuti sesuai peraturan UU yang berlaku. Kalau pendapat itu ya harus disampaikan secara kefraksian,” ujarnya. “Seseorang harus diberi alasan yang tepat, barangkali harus diberi pengertian,” sambungnya.

 

 

Dia yakin reses masih bermanfaat bagi anggota Dewan, juga buat konstituen di dapil mereka. Reses juga merupakan tindak lanjut dari sumpah seorang anggota. “Kita harus memperjuangkan rakyat yang memperjuangkan kita. Itu adalah implementasi dari aspirasi. Kalau tidak dengan reses, dengan apa lagi?” tutur Agus. DED

Check Also

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Pasal Penodaan Agama Dihapus, Masyarakat Main Hakim Sendiri

thejak.co – Setelah vonis 2 tahun penjara terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok muncul desakan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *