Selasa , 16 Mei 2017

Tempat Dugem Illigals Surat Diberi Peringatan Keras

Barang bukti narkoba yang ditemukan petugas gabungan di tempat hiburan malam Illigal pekan lalu.
Barang bukti narkoba yang ditemukan petugas gabungan di tempat hiburan malam Illigal pekan lalu.

thejak.co – Nasib tempat hiburan malam Illigals di Taman Sari, Jakarta Barat, di ujung tanduk. Izin usaha hiburan tempat dunia gemerlap ini terancam dicabut oleh Pemprov DKI.

 

 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta akan melayangkan surat teguran keras kepada pengelola tempat hiburan Illigals. Teguran itu diberikan karena di Illigals ditemukan ada bukti narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi DKI Jakarta.

 

 

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud DKI Jakarta, Androfa menagatakan ada dua tempat hiburan di Jakarta Barat yang akan diberikan surat teguran keras karena terbukti sebagai tempat transaksi narkoba. Dia mengatakan surat perigatan itu merupakan rekomendasi dari BNN DKI Jakarta. Pasalnya, penemuan narkoba berbagai jenis di tempat hiburan malam itu hasil razia dan temuan tim gabungan dari BNN DKI.

 

 

“Diskotek Illigals dan Diamond akhirnya diberikan peringatan keras. Besok suratnya ditandatangani dan dikirim,” kata Androfa, saat dihubungi, Senin (15/5). Namun, Androfa belum bisa memastikan kapan dilakukan pencabutan izin usaha pariwisata tempat hiburan tersebut. Dia berdalih, penemuan narkoba baru pertama kali di Illigals.

 

 

“Nanti, bila hasilnya terbukti ditemukan akan di berikan peringatan karna Illegals belum pernah mendapat peringatan. Setelah peringatan satu, baru peringatan dua tidak ada tapi langsung cabut TDUP atau ditutup,” tutur dia.

 

 

Penutupan itu, kata dia, tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda). Sehingga, ketika melanggar hotel atau tempat apapun akan dicabut izinnya.”Kalau narkoba tidak pakai peringatan 2 dan 3. Tapi setelah peringatan 1 atau peringatan keras bila ditemukan lagi langsung tutup atau cabut TDUP,” katanya.

 

 

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan BNNP DKI, AKBP Maria Solury mengaku sudah memberikan surat rekomendasi ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. Dia berharap, agar Illegals tidak melakukan hal itu kembali. “Kita berikan surat teguran keras,” kata dia singkat.

 

 

Sedangkan Kasatpol PP Jakarta Barat, Tamo mengaku belum bisa menghentikan atau menyegel Illigals. Karena, belum ada perintah dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi.”Belum ada perintah,” kata Tamo.

 

Ketika ditanya apakah Satpol PP siap menyegel, dia menambahkan kalau diinstruksikan pihaknya siap menyegel tempat tersebut. “Kami siap untuk menyegel kalau diinstruksikan,” ucapnya.

 

 

Sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Prabowo Soenirman menyatakan, sanksi tegas haruS diberikan kepada tempat hiburan sarang narkoba.”Dua kali kedapatan menjadi tempat peredaran narkoba, operasional tempat hiburan akan ditutup. Itu aturan yang telah diterapkan selama ini,” kata Prabowo, pekan lalu.

 

 

Sereida Tambunan, anggota Komisi B DPRD DKI lainnya menambahkan, penertiban terhadap tempat hiburan malam yang diindikasikan menjadi tempat peredaran narkoba harus menjadi prioritas untuk ditutup. “Dinas terkait harus lebih gencar melakukan razia. Narkoba itu sudah jadi musuh bersama,” tegasnya.

 

 

Sebelumnya, Kepala Disparbud DKI Jakarta, Catur Laswanto menegaskan, akan memberikan sanksi terhadap tempat hiburan yang kedapatan dijadikan tempat transaksi narkoba. “Kita sudah nyatakan perang terhadap narkoba. Setiap ada bukti temuan narkoba di tempat hiburan, kita berikan sanksi tegas,” tandasnya. RBN

 

 

Check Also

FJGS yang digelar Pasar Jaya tahun lalu.

Pasar Jaya Gelar FJGS Di Pasar Tradisional

thejak.co – PD Pasar Jaya mulai mengantispasi lonjakan harga kebutuhan pokok jelang Ramadhan. Kali ini, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *