Jumat , 23 Juni 2017

Sahur On The Road di PRJ Rusuh, Anggota TNI Dicelurit

ondel-ondelthejak.co – Jika Anda pergi ke Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Kemayoran, Jakarta Pusat, mesti waspada dan jangan larut malam. Pasalnya, satu anggota TNI menjadi korban kebrutalan aksi peserta sahur on the road, Minggu (18/6/2017) dini hari.

Peristiwa berawal ketika anggota TNI yang berpangkat Prada dan bernama Ananda Puji Santoso sedang berada di belakang patung Ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (17/6) sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat itu Prada Ananda sedang duduk-duduk di lokasi. Tiba-tiba, sekelompok orang yang sedang berkeliling SOTR mengendarai sepeda motor menghampiri dan meneriakinya dengan kata-kata kasar.

Prada Ananda pun menghampirinya dan menanyakan maksud dari teriakan kasar tersebut. Bukannya menjelaskan, dua orang yang melakukan SOTR itu justru mengeluarkan celurit.

Menyaksikan itu, korban menjauh. Namun, pelaku mengejarnya dan berhasil menyabetkan celurit ke pinggang kiri Prada Ananda.

Setelah melukai korban, para pelaku pergi. Salah seorang rekan Prada Ananda yang berada di lokasi kejadian langsung membawa korban ke RS Hermina Kemayoran.

Setelah beberapa jam sekitar kejadian itu, atau sekitar Minggu (17/6) pukul 03.30 WIB, sekelompok orang yang menggunakan sepeda motor dan mobil datang menghampiri warga yang sedang duduk-duduk di tengah Tugu Ondel-ondel.

Mereka seperti sedang mencari-cari orang. Setelah itu gerombolan ini bergerak ke Jalan H Jiung, kemudian menyerang sekelompok anak muda yang sedang nongkrong di Gang Laler.

Di saat bersamaan, sebuah mobil Daihatsu Ayla warna putih melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Mobil itu kemudian sengaja menabrakan para anak muda yang sedang nongkrong tersebut. akibatnya, satu orang tewas di tempat.

Peristiwa itu memicu kehebohan. Pengemudi mobil lalu keluar dan melepaskan tembakan, kemudian melarikan diri ke arah Ancol.

Korban yang tewas dalam peristiwa ini bernama Andrian Dwi Nanda (18). Sedangkan yang kritis akibat luka di kepala dan sekujur tubuhnya bernama Abdul Qosim (32).

Kapolres Jakpus Kombes Pol Suyudi Aryo Seto mengatakan, pengendara mobil yang menabrakan diri ke sekelompok anak muda yang sedang nongkrong itu mengaku sebagai anggota TNI.

“Dugaan pelaku anggota TNI yang tidak terima karena temannya dibacok,” ucap Suyudi. Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian, pelaku dan gerombolannya berpenampilan cepak-cepak.

Sebelum terjadi aksi penyerudukan maut, terjadi penyerangan di gang laler oleh sekelompok orang. Keadaan begitu mencekam. Sekelompok orang yang mengendarai motor mendatangi gang laler dan menyerang pemuda yang ada di sana.

Wanti (55) salah satu pemilik warung di dekat gang laler masih merasa ngeri dengan kejadian.  “Mereka semalam banyak banget, saya juga takut. Semalem mereka muter-muter di gang laler ini. Warga pada takut nggak ada yang berani keluar rumah,” ujarnya ditemui di sekitaran gang laler.

Wanti mengatakan, sekelompok orang yang ‘berpratroli’ di gang laler itu memegang senjata api. Tidak ada warga yang berani melawan. “Mereka berteriak-teriak sambil memukul-mukul warung yang ada, memukul tiang,” imbuhnya.

Dari gang laler, kata saksi, sekelompok orang tersebut bergerak ke belakang patung Ondel-ondel di Jl Benyamin Sueb, Kemayoran. Setelah itu terjadilah peristiwa penyerudukan maut kepada korban. NH

Check Also

HT tersangka

Jadi Tersangka, Bos MNC Bisa Ketemu Ahok di Mako Brimob

TheJak-Hary Tanoesoedibjo terancam dibui. Bos MNC Group ini sudah ditetapkan menjadi tersangka. Sumber di Mabes ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *