Kamis , 17 Agustus 2017

Air Baku dari PDAM Tirta Asasta Depok Bau Amis

Walikota Deok, Idris Abdul Shomadsaat mengunjungi PDAM Tirta Asastra.
Walikota Deok, Idris Abdul Shomadsaat mengunjungi PDAM Tirta Asastra.

thejak.co -Warga perumahan Mekar Perdana, Villa Pertiwi, Taman Manggis Permai, Tirta Mandala dan yang lainnya di Kota Depok mengeluhkan soal kualitas air baku yang mengalir dari PDAM Tirta Asasta.

Hal ini dikarenakan air yang dialiri berbau amis dan berwarna keruh. Sehingga warga enggan menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi untuk dikonsumsi lantaran takut air mengandung hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengalami situasi seperti ini salah seorang warga Depok bernama Hardono, warga perumahan Mekar Perdana di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat merasa terganggu dengan kondisi air PDAM Depok.

“Untuk mandi, dan mencuci, airnya bau amis dan keruh. Ini sudah terjadi beberapa hari terakhir. Bagaimana ini PDAM? Masak pelanggan diberikan air yang kualitasnya buruk,” ujar Hardono.

Dirinya lantas bergegas dia menghubungi pihak PDAM melalui Twitter dan sambungan telepon. Kemudian PDAM Tirta Asasta langsung mengirimkan petugas untuk mengecek kondisi air. “Sudah dilihat, semoga ke depannya tidak keruh dan bau amis lagi,” kata Hardono.

Pihak PDAM Tirta Asasta Depok yang mengetahui hal tersebut bergesa memberi penjelasan terkait kualitas air yang keruh di beberapa kawasan. Diantaranya Perumahan Villa Pertiwi, Perumahan Tirta Mandala, Perumahan Cimanggis Permai, Perumahan Taman Cimanggis Permai, Perumahan Taman Cimanggis, Perumahan Sukamaju Permai, Perumahan Permata Depok dan Perumahan  Cineng Ampe. Keruhnya air disebabkan karena adanya peningkatan performa aliran air di wilayah tersebut.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Sudirman mengatakan, gangguan air keruh tersebut merupakan imbas dari pelayanan air bersih yang awalnya dilayani dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Kahuripan di Cibinong. Kemudian dialihkan menjadi dari Instalasi Pengolah Air Legong Mekar Jaya, Sukmajaya.

“Jadi beberapa minggu ini dilakukan pengalihan distribusi air, akibatnya adalah meningkatkan tekanan air menjadi lebih tinggi. Sehingga terjadi turbulensi yang menyebabkan endapan dalam pipa tergerus. Alhasil kualitas air pun agak menurun,” ujar Sudirman melalui surat elektronik group Depok Media Center (DMC), kemarin.

Menurut Sudirman, saat ini, pihaknya sedang melakukan upaya pengurasan jaringan pipa secara bertahap, mulai dari jaringan pipa distribusi utama sampai pipa retikulasi di perumahan-perumahan. Dirinya memprediksi, pekerjaan pengurasan ini memakan waktu dua minggu.

“Sebenarnya kami sedang memperbaiki performa, jadi debit air di setiap jaringan pipa akan ditingkatkan intensitasnya. Lalu, kotoran-kotoran yang sudah mengendap lama di jaringan pipa akhirnya terdorong hingga masuk ke instalasi rumah warga. Hal itu yang membuat  air jadi kurang jernih karena mengandung endapan,” katanya.

Dikatakannya, dalam waktu dekat, pihaknya untuk sementara akan menghentikan aliran air. Karena rencananya ada pengerjaan tapping atau interkoneksi dari pipa lama ke pipa baru (penyambungan) di wilayah Cilangkap. Pihaknya pun akan memberitahukan kapan waktu penghentian aliran air tersebut.

“Sebenarnya air dari instalasi normal, namun kita memang harus melakukan pencucian di jaringan  agar ada peningkatan pelayanan PDAM Tirta Asasta,” ucapnya.

Sudirman berjanji, kualitas air yang dipasok oleh PDAM Tirta Asasta tak akan keruh lagi. Dirinya pun meminta kepada warga Depok agar bisa bersabar menunggu air PDAM kembali jernih. Saat ini, PDAM Tirta Asasta sedang mengusahakan petugas dari distribusi untuk mempercepat pencucian jaringan. “Mohon maaf kepada pelanggan setia PDAM Tirta Asasta Depok, kami sedang memperbaiki sistem layanan,” ucapnya. MUL

Share

Check Also

IMG_6023

MENCERAHKAN HATI SISWA MELALUI DISPLAY KELAS

thejak.co – Demi teroptimalisasinya potensi dan perkembangan karakter tenaga pendidik dan siswanya, Sekolah Cendekia Baznas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *