Selasa , 19 Desember 2017

Dilanda Konflik, KONI DKI Jakarta Terancam Mati Suri

koniTHEJAK – KONI DKI Jakarta kubu Dody Rahmadi resmi dilantik. Tapi pelantikan kubu Dody itu menjadi buah bibir di kalangan dewan.

Sebab pelantikan secara resmi tidak dihadiri Gubernur Djarot Saiful Hidayat. Tragisnya, Kepala Dinas Olahraga sebagai bapak angkat KONI juga tidak hadir.

“Inikan aneh. Saya ragu KONI bisa maksimal,” tegas Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik.

Taufik menduga prestasi KONI bisa buruk dan mungkin saja mati suri. “Apalagi ada tandingan. Artinya internal KONI belum selesai masih konflik,” ungkapnya.

KONI itu adalah lembaga pembinaan atlet untuk mengharumkan nama ibukota. “Koni bukan lembaga politik dan bukan juga untuk kepentingan politik,” keluhnya.

Kubu Dody dilantik oleh Ketum KONI Pusat Toni Suratman. Sementara anggota dewan yang namanya enggan disebutkan mengancam jika KONI terjadi dua kubu maka jangan harap dapat anggaran.

“Bisa saja pembinaan atlet dananya kita masukkan Dinas Olahraga. Biarkan dinas yang kelola dan bukan KONI,” ungkap seorang politisi Kebon Sirih.

Sebelumnya, Ketua KONI Pusat Mayor Jenderal (Pur) Tono Suratman melantik pengurus KONI DKI di Balai Agung, Balai Kota.

“Dengan memohon rahmat Tuhan YME, dan atas janji prasetia yang telah diucapkan, atas nama KONI dan selaku KONI pimpinan pusat, secara resmi saya mengukuhkan dan melantik saudara-saudara sebagai pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia provinsi DKI Jakarta masa bakti 2017-2021,” ucap Tono. ZBR

 

 

Share

Check Also

Pemprov DKI Perketat Kualifikasi Sopir Angkutan Umum

THEJAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan meningkatkan kenyamanan untuk masyarakat pada sektor perhubungan, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *