Senin , 23 Oktober 2017

JAKARTA MULAI KOSONG

jakarta sepithejak.co – menjelang lebaran H-6 kesibukan pemudik mulai padat. Sebanyak 26 ribu pemudik sudah meninggalkan Jakarta melalui Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Senen, Minggu (19/6/2017) sebanyak 26 ribu pemudik telah diberangkatkan ke berbagai tujuan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tiga hari terakhir.

Kepala Humas PT KAI Daops 1, Suprapto mengatakan, tren kenaikan penumpang ini bisa terlihat di keberangkatan awal bagi kereta api jarak menengah maupun jauh. “H-7 masa angkutan Lebaran 2017 memasuki kondisi kepadatan penumpang. Terlebih liburan bagi para pelajar sudah tiba,” ujar Suprapto.

Menurut Suprapto, jumlah penumpang akan terus melonjak sampai 25 Juni 2016 mendatang. Diperkiraan puncak arus mudik Lebaran akan terjadi Kamis (22/6) atau H-3 lebaran.

Hingga saat ini, lanjut Suprapto, total pemudik yang telah diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen dari tanggal 15 Juni – 11 Juli telah mencapai 446.714 orang.

Suprapto menambahkan, di Stasiun Pasar Senen terdapat 34 KA dengan 26.660 tempat duduk (seat). “Rinciannya 24 KA reguler menyediakan 18.548 seat, enam KA tambahan sebanyak 5.040 seat, dan empat KA premium sebanyak 3.072 seat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, Irjen Royke Lumowa mengatakan puncak arus mudik mulai terjadi pada H-4 atau 22 Juni 2017.

Pada tanggal tersebut, kata dia, 1,5 juta kendaraan roda empat akan tinggalkan Jakarta menuju ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Itu prediksi hitungan yang keluar di gerbang tol Cikarang Utama mengarah ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur,” kata Royke di Diskusi Teras Kita, Strategi Mengurai Arus Mudik dan Upaya Menekan Angka Kecelakaan di Wisma Menpora, Jakarta Pusat, Minggu (18/6/2017).

Dia mengatakan, puncak arus mudik akan mulai terasa pada 22 Juni malam, namun masih belum terlalu padat. “Masih puncak rata, akan mulai padat pada 23 Juni pagi, siang dan malam sampai 24 Juni 2017,” kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan ada tiga jalur yang bisa digunakan sebagai alternatif untuk mudik di antaranya, Jalur Utara, Jakur Tengah, Jalur Selatan plus Jalan Tol Cipali.

Ketiganya menurut dia memiliki kualitas dan fasilitas yang sama dengan jalan tol. “Kami siapkan jalur utara, jalan tol, jalur selatan dan menyusuri pantai selatan, sama-sama bagusnya, jadi jangan terfokus di jalan tol,” kata Arie.

Arie mengatakan, jalur selatan bisa jadi pilihan bagi pemudik yang akan mengarah ke kota-kota di selatan Pulau Jawa antara lain, Purwokerto, Cilacap, Yogyakarta dan Solo. NH

 

Share

Check Also

Walikota Rahmat Effendi Komitmen Bangun Infrastruktur Kota Bekasi

  THEJAK – Pengamat Kebijakan Pemerintahan Daerah (local government) Dr.Adi Suparto sangat mengapresiasi langkah Wali ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *