Kamis , 22 Juni 2017

Mendagri Tjahjo Kumolo Semprit Kinerja KPK Tangani Kasus Receh

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

thejak.co – Beredarnya foto beberapa jaksa di media sosial dengan cuitan “Kami terus bekerja walau anggaran terbatas. Kami tetap semangat walau tanpa pencitraan. Kinerja kami jangan kamu hancurkan dengan #OTTRecehan”, sempat bikin geger dunia maya.

Mengetahui hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo langsung memprotes Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dianggap terlalu sibuk mengurusi kasus-kasus korupsi kecil di daerah.

Menurut politisi PDIP ini, seharusnya KPK lebih fokus pada korupsi-korupsi berskala besar. “Saya protes ke KPK, kenapa urusan Rp 5 juta-Rp 10 juta di kabupaten, KPK turun tangan?” ujar Tjahjo di Jakarta, kemarin.

Menurut Tjahjo, dengan gerak KPK yang masuk ke kasus-kasus kecil di daerah, maka peran inspektorat daerah dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menjadi tidak optimal. “Padahal, yang kami sedang garap peran inspektorat daerah dan APIP,” ucap Tjahjo.

Kekecewaan juga terlontar dari ucapan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan para jaksa terhadap rekan kerjanya yang melakukan pelanggaran hukum.

“Ini sebenarnya bentuk kekecewaan jaksa- jaksa yang tentunya berintegritas, berdedikasi tinggi, meski di tengah keterbatasan dia masih menjalankan tugasnya dengan baik. Ketika ada oknum yang melakukan perbuatan atau penyimpangan itu menjadi kekecewaan mereka. Itu saja sebenarnya,” ujar Prasetyo saat ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

Sekadar informasi, beberapa pekan lalu, KPK menangkap Kepala Seksi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba. Ia diduga menerima suap terkait pengumpulan data dan bahan keterangan proyek pembangunan irigasi yang berada di bawah Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu.

Belum sepekan berlalu, viral sejumlah foto jaksa yang menyikapi penangkapan tersebut. Lebih lanjut Prasetyo juga membantah aksi tersebut ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Saya memandangnya itu sebagai kekecewaan pada teman-temannya atau oknum yang melakukan penyimpangan,” kata Prasetyo. DED

Check Also

Gubernur DKI Jakarta non aktif,Basuki Tjahaja Purnama alia Ahok saat berada di lapas Cipinang.

Putusan Sudah Inkrah, Ahok Ditunggu di Lapas Cipinang

thejak.co – Terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus dijebloskan kedalam Lembaga Pemasyarakatan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *