Jumat , 23 Juni 2017

MIMPI JADI WALIKOTA BEKASI, MASA LALU VICKY PRASETYO DIPERMASALAHKAN

Vicky Prasetyo saat mencalonkan diri sebagai Walikota Bekasi.
Vicky Prasetyo saat mencalonkan diri sebagai Walikota Bekasi.

thejak.co – Komedian Vicky Prasetyo menyatakan akan maju dalam pemilihan Walikota Bekasi tahun 2018 mendatang. Ada beberapa pihak yang meragukan kemampuannya untuk memimpin daerah penyangga Ibukota tersebut, apalagi dia pernah terjerat kasus penipuan yang membuat dirinya sempat mendekam di dalam penjara.

Vicky menegaskan dirinya adalah putra Bekasi asli. Ditegaskannya, sebagai orang pribumi dirinya merasa memiliki rasa yang kuat terhadap Bekasi. “Saya lahir di Bekasi. Sebagai bentuk kecintaan saya kepada kota ini, saya berencana akan mencalonkan diri,” kata mantan kekasih pedangdut Zaskia Gotik ini.

Diungkapkannya, keputusan untuk maju di Pilkada Walikota Bekasi 2018 setelah dirinya melakukan pertemuan dengan berbagai kalangan. “Dari meeting per meeting, hingga sampailah pada titik bahwa kami memantapkan hati,” tuturnya.

Rencananya, ia akan mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Walikota Bekasi dalam waktu dekat ini.

Dia mengklaim sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk maju menjadi orang nomor satu di Bekasi. “Dukungan ada dari tokoh nasional, tokoh lokal, komunitas dan organisasi lokal, hingga kalangan seprofesi,” ucapnya.

Vicky juga mengklaim, ada dua partai yang membidiknya untuk dicalonkan sebagai calon Walikota Bekasi. Namun, dia belum mau menyebutkan identitas dua partai tersebut, dengan beralasan masih dalam tahap komunikasi.

Ketika disinggung soal masa lalunya yang pernah jadi “pesakitan”, dia berkeyakinan tidak terlalu dipermasalahkan. Justru katanya, dia telah berhasil menunjukkan telah bangkit kembali.

“Dulu saya pernah menjadi orang pesakitan yang bersalah. Tapi pelan-pelan bisa menunjukkan prestasi yang baik,” tukasnya. Ditegaskannya, siapapun warga negara Indonesua berhak untuk berkontribusi nyata terhadap bangsanya dengan menjadi pemimpin di daerah.

Sementara itu, pengamat politik Budiyatna mengatakan, sebenarnya tidak ada larangan untuk seorang artis yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

“Kalau artisnya pintar ya silakan saja mencalonkan atau dicalonkan. Contohnya di Amerika Serikat, aktor Arnold Schwarzeneger mencalonkan diri dan terpilih,” kata Budiyatna.

Tapi, lanjutnya, artis tersebut harus memiliki kemampuan memimpin, bukan hanya bermodalkan ketenarannya sebagai artis dan berpenampilan menarik saja. ia khawatir, jika suatu daerah dipimpin oleh orang yang hanya bermodalkan ketenaran dan penampilan saja.

Yang terpenting, kata Budiyatna lagi, setiap calon kepala daerah harus bersedia menjelaskan latar belakang dan track record-nya kepada publik. “Harus dibuka isi perutnya, pendidikannya apa, latar belakang kehidupannya bagaimana. Kalau di negara barat seperti itu,” tukas Budiyatna.

Jika masa lalu si calon sudah dibeberkan, maka masyarakat akan bisa mementukan sikapnya, apakah mendukung calon tersebut atau tidak. “Yang pernah terbukti korupsi, terkena kasus narkoba, dan tindak pidana lainnya, sebaiknya jangan didukung,” pungkasnya. BHR

Check Also

HT tersangka

Jadi Tersangka, Bos MNC Bisa Ketemu Ahok di Mako Brimob

TheJak-Hary Tanoesoedibjo terancam dibui. Bos MNC Group ini sudah ditetapkan menjadi tersangka. Sumber di Mabes ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *