Senin , 17 Juli 2017

BPN Jakpus Targetkan 5.000 Bidang Bersertifikat di 2017

bpnthejak.co – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat segera melaksanakan program  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2017.

Ditargetkan 5.000 bidang pada di dua Kecamatan yaitu  Kecamatan Cempaka Putih dan Kemayoran. Sedangkan untuk kecamatan lainnya akan dilaksanakan secara terus menerus mulai tahun 2018 dengan sumber pembiayaan dari APBN dan Hibah Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Kantor Pertanahan Jakpus, Thontowi saat ini di wilayah Jakarta Pusat mengatakan masih terdapat kurang lebih 39.000 bidang tanah belum terdaftar atau belum memiliki sertifikat.

“Ditargetkan sampai dengan tahun 2019 seluruh bidang tanah di wilayah Jakarta Pusat akan rampung dan sudah terdaftar,” ujar Thontowi saat acara Sosialisasi PTSL kepada para camat,  lurah, aparat terkait termasuk dari Polres dan Kejari di ruang serbaguna Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jumat (14/7).

Ia menjelaskan obyek PTSL adalah seluruh bidang tanah yang belum bersertifikat.

“Untuk itu kami harapkan kepada seluruh masyarakat agar segera mempersiapkan dokumen kepemilikan surat tanahnya untuk menjadi peserta PTSL  agar bidang tanahnya dapat dilakukan pengukuran/pemetaan dan diproses pemeriksaan data fisik dan yuridisnya sehingga bisa diterbitkan sertifikatnya,” bebernya.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede menegaskan, camat dan lurah harus segera  melakukan sosialisasi kepada masyarakat inventarisasi dan verifikasi kepemilikan tanah masyarakat dan aset pemerintah untuk mendukung program strategis nasional ini.

“Pendaftaran Tanah  diselenggarakan dalam rangka memberikan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah rakyat. Ini sesuai dengan pasal 19 Undang-undang Pokok Agraria (UUPA).

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN diamanatkan untuk melaksanakan pendaftaran tanah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,”jelas walikota.

Lebih lanjut Mangara memerintahkan, kepada para Lurah yang wilayahnya menjadi lokasi PTSL agar menyediakan ruangan (basecamp) yang dibutuhkan oleh panitia PTSL agar pengambilan data lebih mudah dan cepat.

“Jika perlu rumah dinas yang tidak digunakan lebih baik dimanfaatkan untuk kegiatan PTSL,” tambahnya. SOF

Check Also

gbr

APEL: Rotasi SKPD Pemprov DKI Ibarat Kaset Lama Tempat Baru

thejak.co – Pelantikan pejabat dilingkungan Pemprov DKI yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *