Rabu , 22 November 2017

Heboh, Tagar #StandForSusi Vs #GantiMenteriSusi di Medos!

susithejak.co – Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba #GantiMenteriSusi menjadi trending topik di media sosial Twitter. Namun tidak lama kemudian, pendukung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ambil bagian, dan #StandForSusi mengambil alih trending topik jagat maya tersebut

Sebelum kedua tagar ini muncul, ada sejumlah nelayan yang berdemonstrasi meminta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mundur dari jabatannya. Dorongan ini dipicu peraturan yang dibuat Susi tentang penggunaan cantrang untuk memancing ikan.

Tagar yang pertama mendorong Susi untuk diganti dengan berbagai argumen yang di antaranya dilengkapi meme. Tak mau kalah, pihak yang menilai kinerja Susi baik pun melawan dengan tagar kedua yang di antaranya dilengkapi data.

Meski demikian, urusan penggantian menteri adalah hak prerogatif presiden. Namun sejumlah netizen menyayangkan adanya tagar #GantiMenteriSusi. Sejumlah netizen menilai selama ini Susi merupakan satu di antara sekian banyak menteri yang kinerjanya baik.

“Aku bingung, mau dibikin makmur tapi masih di salahin, padahal untuk menjadi lebih baik kita harus menderita dulu, karena negri ini rusaknya sudah terlalu parah, kalu menurut sy kerja Bu Susi, BAGUS!,” tulis pemilik akun @eengsurjadi.

”Ketahuan dah, yg bikin tagar siapa sponsornya. lah yg demo kaga paham tagar2an,” kata @masridwansyah. “Yg demo ga jelas…tenggelamkan…!,” tulis Jones Setiawan dalam akunnya @nezt83.

“Banyak TIKUS KURUS saat ini berkeliaran cari makan kotor !!!,” timpal @ibnu_simb. ”Akun twitter yg minta bu susi turun itu akun pesanan kyk akun yg dukung Novanto dulu. Akunnya buanyak tp palsu,” tulis Samsul Arifin dalam akunnya @msamsam.ok. SIR

Share

Check Also

Heboh, Kuda Nil Taman Safari Dicekoki Miras Oleh Pengunjung

thejak.co – Sebuah video sekelompok remaja memberikan minuman diduga beralkohol kepada kuda nil dan rusa ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *