Sabtu , 25 November 2017

Istri Pakar IT Hermansyah Pernah Jadi PSK Malioboro?

Irina Ustinova, istri Hermansyah yang diduga mantan PSK.
Irina Ustinova, istri Hermansyah yang diduga mantan PSK.

thejak.co – Sempat menghajar pelaku pembacok suaminya pakai payung, istri pakar IT Hermansyah, Iriana  Ustinova Svedlovk mendadak populer.

Bahkan ada netizen yang mencari tahu data Iriana dan menuduhnya pernah bekerja sebagai PSK di hotel mewah Malioboro, Jakarta Pusat.

Sebuah website bernama www.dobrakmusuhnkri.com, sempat membuat heboh jagat media sosial dengan membeberkan data bahwa Iriana pernah bekerja sebagai PSK mahal di Hotel mewah Malioboro. Berikut isi kutipan dari website.

“Siapa Iriana Ustinova istri bule Hermansyah pakar IT ITB yang dibacok di Jalan Tol Jagorawi.

Berdasarkan penelusuran Dobrak, iriana lahir di Sverdlovski Rusia, 9 Juli 1990, Agama Islam, Pekerjaan Ibu Rumah Tangga, Kewarganegaraan Rusia, Alamat/Tempaat Tinggal Jl. Kampung Serab Rt 004/03 Kel.Tirta Jaya Kec. Sukma Jaya Kota Depok.

Didapatkan informasi bahwa dia pernah bekerja di tempat hiburan malam Malioboro antara tahun 2011-2012.

Masuk ke Indonesia dengan bantuan Agen Yulia dan selanjutnya direkrut Charlie untuk bekerja sebagai cewek PSK (Pekerja Seks Komersil) klum malam di Malioboro, Jakarta Kota.

Diketahui selama bekerja, terdapat tamu tetap yaitu Hermansyah yg datang hampir dua kali dalam seminggu.

Setelah 4 bulan bekerja, dia dikembalikan ke Uzbekistan dengan fasilitas tiket hanya 1 kali perjalanan yg diberikan Charlie. Tiket return yang sifatnya kembali ke Uzbekistan berlaku 6 bulan.

Namun pada tahun 2014, Charlie kembali bertemu Iriana di mall centrak park dan sudah bersama Hermansyah dan sudah tidak menggunakan jilbab.

Nah kini dipertanyakan Sumber Dobrak kewarganegaraan dari Iriana, karena didapat info memiliki paspor Uzbekistan, sedangkan diketahui dia adalah orang Rusia.

Karakter Hermansyah ini juga kurang bagus. Kejadian ini malah buka aibnya sendiri. Dari pendalaman Dobrak untuk mengungkap motif istri sirinya nama Irina ini warga negara Uzbekistan yg pernah kerja jadi PSK di Malioboro spa massage Jalan Hayam wuruk Kota Jakbar.

Korban hermansyah dua kali seminggu datang sebagai pelanggan rutin yg sudah dikenal pegawai sana. Ketemu PSK nama Irina ini. Langganan.

Eh dikawinin. Istri sah pertama dan dua anaknya ditinggal. ALLAH SWT MAHA ADIL sudah luka dibacok orang, dibuka aibnya ke publik lagi. Trims.”

Menanggapi hal ini, pihak keluarga Hermansyah membantahnya. “Kita pihak keluarga tahu informasi Iriana mantan PSK Malioboro pagi tadi dari salah satu media online. Informasi tersebut tidak benar dan bohong sama sekali,” kata Ichwan perwakilan kerabat keluarga Hermansyah.

Ichwan mengatakan dalam foto Iriana yang terpampang di media online www.dobrakmusuhnkri.com diambil saat sedang bersama Kepala Kepolisian Polresta Depok untuk mengenali kedua pelaku yang sudah tertangkap lebih dulu.

“Saat itu salah satu polisi menanyakan pertanyaan ke Iriana tentang pekerjaannya salah satunya PSK tapi dijawab semuanya oleh Iriana tidak benar semuanya,” katanya.

Dari penyebaran informasi tersebut, Ichwan salah satu perwakilan keluarga sangat kecewa dan depresi. “Iriana muslimah, dengan keluarga dan Iriana sendiri meminta kepada pimpinan agama khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan perlindungan kepada umatnya.

Perlindungan dalam persi islam. Kemarin juga sudah ke LPSK meminta segera turun tangan dan serta beberapa lembaga lain untuk menindaklanjuti persoalan ini,” kata Ichwan.

Setidaknya dengan ada informasi tentang Iriana ini, lanjut Ichwan dapat dikatakan sebagai fitnah dan pembunuhan karakter terhadap Iriana dan Hermansyah.

“Mengetahui informasi tersebut, kini keadaan Iriana sangat kecewa dan stres. Yang seharusnya tadi pagi oleh pihak kepolisian Polda Metro Jaya diminta hadir untuk jumpa pers setelah ada informasi menyebutkan Iriana mantan PSK Malioboro langsung syok dan tidak menerima permintaan Polda untuk datang,” tutupnya.

Sementara itu menurut tetangga di kawasan RT 04 RW 02 Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok setahun yang lalu, Hermansyah sudah membawa istrinya yang merupakan orang Rusia bernama Iriana.

Namun selama setahun bergaul dengan keluarga Hermansyah, para tetangga mengaku kesulitan berkomunikasi dengan istrinya tersebut.

Tetangga sebelah rumah Hermansyah, Marni (36) mengaku sampai harus menggunakan bahasa isyarat untuk berbincang dengan Iriana.

“Tidak sering ketemu sih, lebih banyak ketemu dengan Pak Hermansyah, karena istrinya yang katanya dari Uzbekistan itu tidak bisa bahasa Indonesia. Waktu berbincang dengannya bahkan saya dan tetangga lain sampai harus menggunakan bahasa isyarat, terutama kalau belanja di warung saya.”

“Kayak mau beli galon air minum isyaratnya begini, terus kalau beli gas untuk kompor begini. Kalau tanya sudah makan atau belum juga pakai bahasa isyarat jari diarahkan ke mulut,” ujar wanita yang membuka warung kelontong di kediamannya tersebut.

Marni mengaku Iriana memang lebih banyak di rumah dibandingkan sang suami.

“Yang lebih banyak berbaur dengan warga justru Pak Hermansyah, dia juga bilang si istri malu kalau mau komunikasi pakai bahasa Indonesia. Tapi kalau ketemu istrinya selalu senyum sama tetangga, ramah sebenarnya,” ujar Marni.

Di tempat berbeda, Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan istri ahli IT Hermansyah, Irina, akan mendapat perlindungan dari polisi. Hal itu merujuk pada posisi Irina sebagai korban kejahatan kasus pembacokan yang dialami suaminya. RBN

 

Share

Check Also

Indonesian Model Search 2017

thejak.co – Setelah melewati serangkaian audisi di 29 kota di Indonesia dari bulan Mei 2017, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *