Jumat , 21 Juli 2017

Pemotor Penyerobot Trotoar Dikatai Djarot Kurang Ajar

pemotorthejak.co – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saifdul Hidayat mendukung aksi Koalisi Pejalan Kaki yang menghalau pemotor melintas di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Djarot mengatakan pemotor yang menyerobot jalur pejalan kaki perbuatan kurang ajar. Ia pun meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta kepolisian menindak tegas pengendara yang nekat melintas di trotoar.

“Kalau itu kurang ajar. Itu Dishub dengan kepolisian, tangkap, enggak tertib toh. Padahal kita punya (aturan) salah satunya tertib lalu lintas. Tangkap, hukum, karena itu menyerobot hak pejalan kaki,” ujar Djarot, saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (16/7).

Pada aksi Jumat (14/7) lalu, Koalisi Pejalan Kaki membawa papan bertuliskan, ‘Setiap Manusia Adalah Pejalan Kaki, Trotoar Bukan Tempat Parkir, dan Trotoar Untuk Pejalan Kaki’.

Aksi sosial itu membuat mereka nyaris dipukul pengendara motor yang tidak suka aksi dengan cara tidur di trotoar jalan. Videonya kini tengah viral di media sosial.

Lokasi trotoar yang tidak jauh dari Balai Kota DKI Jakarta itu memang kerap dilintasi pengendara sepeda motor yang melawan arus untuk memperpendek jarak.

Pemerintah Jakarta, kata Djarot, saat ini tengah memperbaiki seluruh trotoar yang ada di Jakarta. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman pejalan kaki. Dia menyayangkan apabila trotoar dilewati motor dan dijadikan lapak PKL.

“Anda lihat sekarang trotoar kita sudah gede-gede, itu untuk kaum pejalan kaki, kita sediakan. Termasuk juga dalam tanda kutip kita agak memaksa warga untuk jalan kaki dari halte ke halte (Transjakarta),” tandasnya. RBN

 

 

Check Also

Kantongi Rp 100 Juta Per Bulan, DPRD DKI Dicap ‘Centong Kaleng dan Empedu’

  THEJAK-Pepatah kalau anggota DPRD ‘centong kaleng’ ternyata benar. Walau satu bulan bisa mengantongi dana ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *