Kamis , 7 September 2017

Angka Pengangguran di Kota Depok Masih Tinggi

Para pencari kerja saat menyerbu kegiatan bursa kerja Depok.
Para pencari kerja saat menyerbu kegiatan bursa kerja Depok.

thejak.co – Pemerintah Kota Depok mesti menggelar sejumlah program padat karya atau pemberdayaan agar jumlah pengangguran berkurang.

Berdasarkan data data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok pada 2016 angka penganguran di Kota Depok sebanyak 72.501 jiwa sedangkan dari angkatan kerja sebanyak 969.502 jiwa dari jumlah warga Depok sekitar 2 juta jiwa lebih.

Anggka ini bisa saja meningkat jika pemerintah pusat tidak bisa menekan laju inflasi, hutang dan terciptanya lapangan pekerjaan  yang bisa mensejahterakan warga.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh pihak pemerintah Kota Depok dalam menekan angka pengangguran adalah dengan  mengelar bursa kerja selama dua hari terhitung 6-7 September di salah satu pusat belanja di Jalan Margonda, kemarin.

Bursa kerja digelar dua hari itu dibuka langsung oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dan dihadiri Anggota Komisi D DPRD Kota Depok dan berbagai stekholder.

Kepala Disnaker Kota Depok, Diah Sadiah menyebutkan bahwa selama satu tahun mengelar tiga kegiatan bursa kerja. Bursa kali ini merupakan yang kedua sebanyak 30 perusahaan.

Tujuan bursa digelar ini mendorong angka pengangguran usia produktif, terutama bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat di Kota Depok. Diah mengatakan dari bursa kerja ini bisa menampung 2.683 lowongan pekerjaan. “Diharapkan dapat mengurangi angka penggangguran di Kota Depok,” ujarnya.

Tidak hanya membuka kesempatan atau lowongan bekerja bagi warga Kota Depok, tapi jajaranya juga membuka pelayanan pembuatan kartu kuning di lokasi tersebut bagi mereka yang belum memiliki kartu kuning dengan melengkapi berbagai persyaratan.

“Pembuatan kartu kuning gratis atau tidak dipungut biaya apapun dengan melengkapi persyaratan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), ijazah terakhir, dan 2 pas foto,” ujarnya.

Untuk syarat melamar pekerjaan di bursa kerja tersebut tentunya harus membawa CV lengkap, surat lamaran, foto copy ijazah terakhir, fotocopy KTP, dua pas photo ukuran 4×6.

“Bagi pelamar yang baru lulus hanya lampirkan fotocopy Surat Keterangan Kelulusan,” bebernya.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengapresiasi langkah Dinasker Depok mengelar bursa kerja yang merupakan kegaitan rutin tersebut.

“Bursa kerja ini diharapkan efektif dan para pencari kerja bisa mendapatkan kerja di bursa ini,” kata Pradi saat sambutan.

Bursa kerja ini, kata Politikus Partai Gerindra itu, sebagai langkah Pemerintah Kota Depok mengurangi angka penganguran di Kota Depok, dan berharap banyak warga Depok yang diterima kerja di bursa kerja yang ke dua di tahun ini. “Kami harap warga Depok banyak diterima,”kata Pradi berharap. HEN

Share

Check Also

Anggota gengster yang diamankan pihak kepolisian Kota Depok.

Kota Depok Marak Gangster Motor

thejak.co – Kota Depok sejatinya merupakan kota yang ramah dan bersahabat. Tapi, berjalannya waktu kondisinya ...

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *