Selasa , 21 November 2017

Awas, 72 Pom Bensin di Kab. Bekasi Culas

Petugas saat menyegel SPBU yang mengurangi takaran.
Petugas saat menyegel SPBU yang mengurangi takaran.

thejak.co – Sebanyak 66 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Bekasi bakal dilakukan tera ulang oleh Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Meteorologi Dinas Perdagangan dan Pasar (Disperdagpas) Kabupaten Bekasi.

Hal itu menanggapi banyaknya pengaduan masyarakat yang mengeluhkan tidak pasnya takaran dari puluhan SPBU tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan DPP Kabupaten Bekasi, Mulyadi mengatakan, dari jumlah SPBU yang ada di Kabupaten Bekasi saat ini, ada 72 SPBU, namun yang sudah dilakukan tera ulang sebanyak 6 SPBU.

“Dari jumlah 72 SPBU yang sudah ditera ada 6 SPBU, sisanya karena menindaklanjuti banyaknya pengaduan dari konsumen pekan ini akan dilakukan tera ulang semuanya,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (5/9).

Ditambahkan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 1 tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait, wajib melakukan tera ulang kepada pengusaha SPBU setiap satu tahun sekali. Hal itu, kata dia, untuk mengantisipasi meruginya konsumen akibat dari permainan curang pengurangan takaran yang kerap terjadi dilakukan oleh oknum pengusaha SPBU.

“Sesuai Perda No 1 tahun 2017 satu nosel di SPBU dikenakan retribusi  Rp 131.500 dan itu dilakukan setahun sekali,” bebernya.

Menurut Mulyadi, jika ada SPBU yang terbukti ketika ditera ulang mengurangi takaran, maka pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan melakukan pemberian sanksi mulai dari pencabutan izin hingga penutupan sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau ada SPBU terbukti curang, sanksinya bisa dilakukan penutupan,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya dalam proses tera ulang di spbu nantinya mesin-mesin pompa spbu akan dibuatkan segel dari dinas. sehingga, ketika nanti segel itu dirusak oleh pemilik spbu itu akan menjadi bukti bahwa spbu tersebut bermain curang.

“Setelah ditera, nantinya di dalam mesin pompa diberikan segel, atas nama si penera. Artinya kalau logo dari dinas rusak. Berati dia (SPBU) main curang,” bebernya.

Dijelaskan, dibukanya pelayan UPT Tera Ulang di Kabupaten Bekasi yang berlokasi di belakang kantor Kecamatan Cikarang Utara, menindaklanjuti Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang melimpahkan pengukuran meteorologi dari Pemerintah Provinsi ke Kabupaten/kota, karena sebelumnya UPT itu berada di pemerintah provinsi. SAR/BUD

Share

Check Also

GERINDRA SIAP BERIKAN DUKUNGAN PILKADA KE ARIEF R WISMANSYAH

thejak.co – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *