Rabu , 13 September 2017

BOS GARMEN TANAH ABANG TEWAS TERBUNGKUS BEDCOVER

Dua mayat pria dan wanita terbungkus bedcover ditemukan di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

thejak.co – Sepasang suami istri asal Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, ditemukan tewas. Jenazah pengusaha garmen  terbungkus badcover di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

“Dari identifikasi, identitas sudah diketahui, kelahiran di Pekalongan namun alamat di Bendungan Hilir Jakarta pusat,” ujar Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Tarjono Sapto Nugorho, Senin (11/9/2017).

Tarjono mengungkapkan identitas mayat yaitu pasangan suami Husni Zarkasih (58) dan sang istri bernama Zakiah Husni (53). Alamat keduanya berada di Jalan Pengairan No 21 RT 11/6 Kelurahan Benhil, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat ini polisi sudah menghubungi pihak keluarga. Dari sana, nantinya polisi akan menyelidiki kronologi hingga akhirnya kedua orang ini ditemukan tak bernyawa di Purbalingga siang tadi.

Terdapat beberapa barang bukti yang diamankan polisi. Di antaranya bedcover, mukena ungu, baju kok putih yang berlumuran darah. “Semua milik korban, kita amankan untuk barang bukti,” kata

Dia menjelaskan, hingga saat ini proses autopsi masih berlangsung. Namun sudah diketahui jika korban sudah meninggal sejak 12 jam yang lalu.

“Autopsi masih berlangsung, hingga pukul 11.00 WIB sudah 12 jam yang lalu meninggal. Ada bacokan di muka dan belakang kepala,” ungkapnya.

Sejauh ini pihaknya tengah berkordinasi dengan Kepolisian Metro Jakarta Pusat untuk mengungkap siapa korban sebenarnya. Pihaknya juga berencana untuk meminta keterangan pihak keluarga.

“Kita belum bisa buktikan. Nanti kita ketemu dengan keluarga korban dulu jadi kita tarik ke belakang kronologisnya seperti apa, termasuk tempat- tempat yang dimungkinkan terjadi TKP.

Baru bisa kita sampaikan. Kita masih kontak Metro Jakarta Pusat untuk bisa ketemu keluarga korban untuk bisa ke sini kita lakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Dia mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi sempat melihat mobil yang lalu lalang di jembatan tersebut. Namun pihaknya masih akan terus melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

Saat disinggung adanya sandal hotel bertuliskan Prima Hotel. Pihaknya masih terus akan melakukan penyelidikan, pasalnya Prima Hotel mempunyai banyak sekali hotel di beberapa daerah.

“Prima hotel banyak sekali. Jakarta, Yogyakarta, Sulawesi juga ada. Kita terus lakukan pengembangan dengan mengirimkan dua tim,” ungkapnya.

Kapolsek Bobotsari, AKP Ridju Isdiyanto menambahkan setelah dilakukan olah TKP awal bersama unit Inafis Polres Purbalingga, kedua mayat dibawa ke RSU Margono, Purwokerto untuk pelaksanaan autopsi.

Menurut Kapolsek sejumlah barang berharga milik pasangan suami-istri yang ditemukan tewas di sungai di Purbalingga hilang. Beberapa barang yang hilang ialah emas, brankas, hingga sertifikat tanah.”Yang hilang satu bawa mobil sedan Altis dibawa kabur. Udah gitu perhiasan emas dan sertifikat sertifikat,” katanya.

Sementara itu, saudara korban, Zaini mendapatkan kabar meninggalnya Husni dan Zakiah setelah dikabari oleh Ketua RT pada pukul 13.30 WIB tadi. Kabar tewasnya pasutri tersebut juga disampaikan oleh petugas Polsek Tanah Abang.

Dia mengatakan, di rumah tersebut, Husni hanya tinggal bersama istrinya Zakiah Husni (53). Pasutri ini memiliki empat orang anak. Mereka tinggal berpisah karena sudah berkeluarga dan berkuliah.

“Anak 4, yang satu dia mewakilin bisnis di Tanah Abang. Yang kedua namanya Uci suaminya juga bisnis di Tanah Abang. Yang ketiga itu ada di Inggris, dia masih studi S2 di sana. Yang keempat ada di Semarang di Undip, saat ini sudah ada di Pekalongan,” paparnya. NH

Share

Check Also

Politisi PDIP Minta Kemenkes Sanksi RS Mitra

Anggota DPR RI Komisi IX yang membidangi kesehatan, Ribka Tjiptaning mengkritisi keras RS Mitra Keluarga, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *