Senin , 25 September 2017

Partai Ini Ingin Kenaikan Dana Parpol Dibatalkan

Ilustrasi dana parpol.

thejak.co – Bila partai lain setuju dengan kenaikan dana parpol, berbeda dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Sekretaris Fraksi PAN di DPR, Yandri Susanto, menolak dana bantuan partai politik (parpol) dari APBN, yang akan naik dari Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000.

Menurut Yandri, berapa pun besarnya kenaikan dana parpol itu sungguh tidak adil di tengah kondisi masyarakat seperti sekarang ini. “Saya bilang tidak adil walau berapa pun naiknya di tengah-tengah subsidi rakyat diambil, APBN diambil.

Itu tidak adil, kenapa parpol harus disubsidi?” ujar Yandri kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, baru-baru ini.

Yandri mengatakan, tidak seharusnya dana subsidi untuk parpol diambil dari dana rakyat. Dia menuturkan bahwa, selama ini tanpa subsidi parpol juga bisa jalan dengan dana yang ada seperti dari iuran anggota. “PAN saja 60 persen gajinya dipotong. Jadi, tidak masalah sebenarnya tetap on the track,” tandas dia.

Menurut Yandri, kenaikan dana parpol itu juga menyebabkan kegaduhan luar biasa. “Rakyat sudah terlanjur sakit hati,” katanya.

Kenaikan pun tidak signifikan. Dia mencontohkan, PAN saja dapat Rp 9 miliar per tahun. Padahal, jumlah dana yang diperoleh sebelumnya bisa melebihi angka itu. “Lha kami patungannya Rp 12 miliar kok per tahun,” ungkap Yandri.

Yandri menyatakan bahwa PAN tidak pernah mengajukan kenaikan dana parpol. Karena itu, Yandri menegaskan, kalau masih bisa dibatalkan sekarang tentu lebih bagus. Apalagi sebelum APBN 2018 diketok palu pada Oktober nanti. “Saya berharap pemerintah membatalkan,” tegas dia. DED

Share

Check Also

Anggota Dewan Bakal Memiliki Gedung Baru

thejak.co – Rencana pembangunan gedung baru untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepertinya akan terealisasi. Jika ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *