Rabu , 18 Oktober 2017

Takut Fans Tewas, Persija Perketat Keamanan Stadion

AREMA LAWAN PERSIJAthejak.co – Pembelajaran berharga diambil tim kebanggaan ibu kota, Persija Jakarta pasca insiden tewasnya suporter Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Catur Juliantono ketika menyaksikan pertandingan persahabatan melawan Fiji, yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, akhir pekan lalu.

Catur meninggal setelah menjadi korban salah sasaran roket pelontar cerawat yang disulutkan tersangka ARP (25). Sesaat setelah pertandingan Timnas melawan Fiji usai, roket pelontar cerawat tersebut terbang dari tribun selatan menuju tribun timur tempat Catur berdiri.

Sontak, Catur langsung terjatuh bersimbah darah. Warga Duren Sawit, Jakarta Timur itu meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Insiden tragis yang juga diliput banyak media internasional itu membuat Panitia Penyelenggara (Panpel) Macan Kemayoran memperketat standar keamanan di setiap pertandingan kandang tim ibu kota.

“Kami akan meningkatkan standar keamanan. Kami akan perketat dari ring tiga hingga ring satu,” tegas Ketua Panpel Persija, Arief Perdana Kusuma kepada wartawan.

Sejauh ini, standar keamanan partai kandang Persija terbilang cukup ketat. Panpel melarang suporter untuk membawa benda berbahaya di dalam stadion. Termasuk suar, petasan, bom asap dan botol minum.

“Alhamdulillah, sudah setengah kompetisi berjalan, tidak ada kejadian yang berarti. Namun, selanjutnya kami tetap harus waspada,” ucap Arief.

Sebagai perwakilan Persija, Arief pun mengucapkan keprihatinannya atas meninggalnya Catur. Dirinya berharap, stadion menjadi tempat yang aman serta nyaman untuk mendukung tim kesayangan. IDA

Share

Check Also

Pogba Berduka Untuk Kematian Choirul Huda

thejak.co – Meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda menyita perhatian khalayak dunia. Mulai dari Federasi ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *