Rabu , 18 Oktober 2017

Warga Desa Rawa Rengas Menolak Digusur

Warga yang menolak penetapan harga dari PT Angkasa Pura II.
Warga yang menolak penetapan harga dari PT Angkasa Pura II.

thejak.co – warga Desa Rawa Rengas dan Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang masuk dalam zona pembebasan lahan untuk pembangunan Runway 3 Bandara Soetta resah lantaran pada saat ini kepastian soal harga tanah belum jelas dari PT Angkasa Pura (AP) II.

“Belum ada kepastian, otomatis kami belum tahu harganya untuk pembebasan lahan warga di sini,” kata Sekretaris Desa Rawa Rengas, Muklis Muslim, Rabu (6/9).

Dia juga mengungkapkan bahwa pihak Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang pernah menaksir harga tanah di sana, tetapi warga menolak lantaran nilainya rendah.

“Masyarakat membandingkan harga di selatan lebih tinggi, kenapa harga di utara lebih rendah. Setelah ada usul dari masyarakat, akhirnya keluar rekomendasi agar dilakukan penilaian ulang,” ujar Muklis.

Pihak Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan peninjauan ulang atas taksiran tanah di sana.

Salah satu langkah kongrek yang dilakukan adalah dengan meminta pihak BPN melakukan penghitungan dan kajian ulang mengenai taksiran harga di kedua desa tersebut.

“Rencana pekan keempat bulan September akan mulai dimusyawarahkan kembali. Kami menunggu jadwal dari BPN saja,” ujar Yado

Sekedar diketahui bahwa  ratusan warga Desa Rawa Rengas dan Rawa Burung yang mengklaim sebagai pemilik lahan menolak proses pembebasan tersebut. Penolakan warga itu karena harga yang ditetapkan dinilai terlalu kecil

Warga bahkan sempat melakukan aksi turun ke jalan dan memblokir akses belakang menuju Bandara Soetta. JAK

Share

Check Also

IDRIS TAGIH SANDI SOAL KELESTARIAN CILIWUNG

thejak.co – Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Rasyid Baswedan dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *