Selasa , 19 Desember 2017

Poros Baru Jabar Coret Nama Ridwan Kamil, Demiz dan Demul

Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Mulyadu.

thejak.co – Empat partai menyataan  membentuk poros baru jelang pilgub Jawa Barat di Kota Bogor beberapa waktu lalu.

Meraka adalah partai Gerindra, PPP, Demokrat dan Partai Amanat Nasional. Pembentukan poros baru di Pilgub Jabar ini ternyata menghasilkan kesepakatan dan beberapa nama yang akan diusung menjadi calon gubernur.

Tapi, sejumlah nama besar yang pada saat ini kerap tampil di media masa ternyata tidak nongol. Mereka adalah Ridwan Kamil (Emil), Deddy Mizwar (Demiz), maupun Dedi Mulyadi (Demul)

Ketua DPD Partai Gerindra Jabar, Mulyadi, menjelaskan bahwa pihaknya mengusung Burhanudin Abdullah yang merupakan kader Partai Gerindra yang juga Gubernur BI pada 2003. Nama Burhanudin sendiri muncul saat partainya menggelar Rapimda.

Partai Amanan Nasional sendiri ternyata mengusung Anggota DPR RI Desy Ratnasari. Demokrat mengusung Iwan Sulandjana dan Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf, dan Herman Khoeron yang juga anggota DPR RI. Sementara PPP mengusulkan nama Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dan Asep Maoshul.

“Partai poros baru mengusulkan nama-nama untuk diukur oleh lembaga survei yang kredibel. Kami sepakat tidak mau terjebak mengunci nama kandidat.

Tidak harus terpaksa mendukung yang diusung PKS (Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu). Dari Poros Baru tidak ada nama itu,” kata Mulyadi di Kantor DPD Partai Gerindra Jabar, Rabu (11/10).

Meski sudah muncul nama-nama tersebut tetapi sampai saat ini belum mengerucut pada satu nama.  “Nanti ditentukan parameter kandidat yang direkomendasikan seperti apa, ada kajian Poros Baru Mendengar,” katanya.

Lanjut Mulyadi, poros baru tidak ego terhadap sosok yang dimunculkan, tetapi lebih mengedepankan pada bagaimana program membangun Jawa Barat.”Bukan hanya tentang kandidat, tapi bagaimana selanjutnya Jabar dibangun,” katanya.

“Kami tidak ingin terjebak, bahwa kandidat yang diusung adalah karena elektabilitas atau popularitasnya tapi jauh dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Kita di daerah diberi keleluasaan oleh pusat,” katanya.

Sementara itu Sekretaris DPW PPP Jabar, Pepep Syaiful Hidayat, menuturkan bahwa ada pandangan bahwa PPP mengusung Ridwan Kamil pada hal karena selama ini Wali Kota Bandung tersebut belum pernah menjalin komunikasi politik dengan DPW PPP Jabar. JAK

Share

Check Also

Bangunan Liar di Kawasan Yung Sen Pakuhaji Ditertibkan

Thejak – Bangunan Tanpa IMB di Kawasan Yung Sen Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *