Kamis , 30 November 2017

Wah, PT Pulo Mas Jaya Juara Penunggak Pajak

Petugas BPRD memasang plang bagi penunggak pajak.

thejak.co – Pemerintah Kota Jakarta Timur mulai mengejar 10 perusahaan dan badan usaha pengemplang pajak di wilayahnya.

Hal itu karena tunggakan pajak mereka mencapai puluhan miliar dan paling besar dari penunggak lainnya.

Berdasarkan data yang diterima TheJak dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, PT Pulo Mas Jaya menduduki peringkat pertama sebagai penunggak pajak.  Dimana, tunggakan pajaknya mencapai Rp 3 miliar rupiah.

Kemudian posisi dua penunggak pajak terbesar adalah PT Detta Marina, yakni sebesar Rp 1,9 miliar. Sedangkan Yayasan Harapan Kita tunggakan pajaknya sebesar Rp 1,1 miliar, Pool PPD Depo G Cawang sebesar Rp 1, 052 miliar, dan PT. Sri Rejeki Dwi Sejati Rp 1,019 miliar.

Lalu, PT Bambu Indah Timur tunggakan pajaknya Rp 886 juta, PT Duta Megah Matra Keramik Rp 651 juta, H Sarmili Rp 516 juta, PD Pembangunan Sarana Jaya Rp 235 juta, dan Dra. H. Khairannur Rp 115 juta.

“Potensi pajak dari 10 obyek penunggak pajak tersebut mencapai Rp.10 miliar makanya kita kejar dengan harapan mau segera membayar,” ujar Bambang Musyawardana, Walikota Jakarta Timur, di sela-sela pemasangan plang penunggak pajak, Rabu (11/10).

Menurutnya, dari pemasangan plang dan stiker penunggak pajak ini pemkot berharap wajib pajak segera melunasi karena realisasi penerimaan pajak PBB-P2 per-10 Oktober ini baru mencapai Rp 763.640.099.490,- atau baru mencapai 90,03 persen dari target sebesar Rp 848.211.000.000,- sehingga masih kurang sebesar Rp 84.570.900.510. AZS 

Share

Check Also

Raih WTP, Sandi Bakal Pelototin Laporan Keuangan DKI

thejak.co – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan memantau laporan keuangan DKI Jakarta. Hal itu, karena ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *