Selasa , 21 November 2017

Awas, Cuaca Buruk Menerpa Kabupaten Bogor & Kota Depok

Potret banjir yang melanda di Kota Depok. Foto: Hendri

thejak.co – Kawasan Puncak Kabupaten Bogor kembali mengalami longsor. Meski tak merenggut korban jiwa,  namun banyak para pengendara motor tergelincir.

Seringnya jalur Puncak Bogor mengalami longsor semestinya menjadi perhatian dari pemerintah setempat. Sebab, bisa saja peristiwa besar terjadi dan merenggut korban jiwa.

Menurut Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/11) longosor terjadi pada pukul 01.30 WIB.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya, banyak pengendara motor yang tergelincir. Karena jalan licin, banyak tanah bekas longsoran, ditambah kondisi hujan,” ujarnya. (9/11)

Akibat peristiwa ini, selain menyebabkan kemacetan pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas. “Ada sekitar 4 jam kami lakukan buka-tutup jalur.

Tadi sekitar pukul 06.00 WIB, jalur sudah bisa dilintasi secara normal, dua jalur dan sekarang sudah lancar,” kata Hasby.

Masih di kawasan Kabupaten Bogor, hujan deras yang melanda kemarin pun  melahirkan angin puting beliung di kawasan Kampung Ciburial Kelurahan Baranangsiang Rt 04 Rw 04 Bogor Timur, Kamis (09/11).

Akibatnya atap dua rumah yang diisi oleh enam kepala keluarga terbang dan hancur.

Lurah Baranangsiang Suburuddin mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 14.30 WIB. “Saat itu emang sedang ujan besar di sertai angin kencang,” ujarnya Lurah Baranangsiang Suburuddin kepada pojokjabar saat berada di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan mengatakan, semua keluarga yang terkena dampak sudah dievakuasi. “Ke 6 kepala keluarga dari dua rumah tersebut sudah dievakuasi ke bu Rt,” pungkasnya.

Tidak hanya di Bogor yang mengalami cuaca buruk yang menyebabkan bencana, di Kota Depok, akibat cuaca buruk berupa hujan deras sejumlah pohon tumbang dan banjir.

Banjir terjadi di beberapa wilayah Kota Depok seperti di jalan Mawar RW 03 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan dimana air Kali Pesangrahan meluap hingga merendamkan rumah warga.

Akibat adanya banjir jalan atau akses antara Kecamatan Cipayung ke Sawangan sempat tidak bisa dilintasi oleh kendaraan baik roda dua atau empat.

Banjir juga mengenangi di Jalan Arif Rahman Hakim yang merupakan jalur Sistem Satu Arah Terganggu dimana hanya ruas tengah saja jalanan yang bisa dilintasi kendaraan.

“jalan Arif Rahman Hakim sudah sih sudah langganan banjir kita juga sudah bosan pokoknya kalau ujan deras pasti tergenang”kata Deny Nazarudin warga Beji.

Dia mengatakan sejak kepimpinan Nur Mahmudi hingga Mohammad Idris banjir di Jalan Arif Rahman Hakim belum bisa dituntaskan dimana banjir kerap terjadi.

Tidak jauh dari Jalan Arif Rahman Hakim Banjir juga melanda di Jalan Ridwan Rais akibatnya jalan tersebut bisa dilintasi kendaraan.

Hujan deras juga menyebabkab pohon ukuran besar di Jalan Raya Cipayung di dekat jembatan LO,  Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, tumbang sekira pukul 14.30.

Akibatnya sebagian ruas jalan tertutup dan mengakibatkan arus lalu lintas sempat tersendat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Fahrudin, salah seorang warga menyebutkan tumbangnya pohon terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Jadi arus lalin agak sepi dan gak terlalu ramai. Sehingga pohon tumbang tidak menimpa pengendara,” katanya.

Tapi tadi warga lain sudah coba lapor lewat telepon ke nomor emergency 112, agar pohon tumbang segera dievakuasi. Semoga petugas cepat datang.

Sebab kata dia pohon yang tumbang juga tampak menutup sebagian drainase di sisi jalan.

Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Juanda Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya.

Sementara itu hujan deras juga mengakibatkan turap di di Perum PGRI RW. 09, RT. 11/04 dan Perum Griya Kalibaru RW.02 (Kali Stamu Perbatasan dengan Pabuaran) Kecamatan Cilodong.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakt setempat Burhanudin atau yang biasa disapa Abuy membenarkan adanya turap di wilayahnya yang jebol sehingga mengenangi rumah warga.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang Kota Depok Manto mengatakan pihaknya sudah menurunkan satgas banjir ke lokasi banjir.

Banjir yang melanda di Kelurahan Pasir Putih diduga disebabkan adanya sampah yang menumpuk sehingga menyebkan air sungai meluap ke jalanan bahkan ke pemukiman warga. HEN

Share

Check Also

GERINDRA SIAP BERIKAN DUKUNGAN PILKADA KE ARIEF R WISMANSYAH

thejak.co – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *