Selasa , 21 November 2017

BESOK, KPK BAKAL SERET PAKSA SETNOV

Setya Novanto

thejak.co – Komisi Pemberantasan Korupsi bakal seret paksa Ketua DPR Setya Novanto pada Rabu (15/11). Ketum Partai Golkar ini bakal diperiksa sebagai tersangka kasus korupsi proyek KTP Elektronik (e-KTP).

“Saya juga dapat informasi bahwa pada hari Rabu minggu ini SN akan dipanggil sebagai tersangka dalam proses penyidikan yang sudah dilakukan,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11).

Febri mengatakan, surat panggilan tersangka sudah disampaikan kepada Novanto. KPK berharap Novanto dapat memenuhi panggilan ini.

“Surat panggilan sudah kami sampaikan, kami harap yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan memberikan contoh yang baik sebagai pimpiman lembaga negara untuk bisa datang pada proses pemeriksaan,” ujar Febri.

Sampai hari ini, lanjut Febri, belum ada konfirmasi dari Novanto dapat hadir atau tidak pada pemeriksaan sebagai tersangka tersebut.

KPK hanya menerima konfirmasi soal ketidak hadiran Novanto hari ini dalam pemanggilan sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

“Sampai hari ini informasi yang kami terima adalah terkait dengan ketidakhadiran yang disampaikan pada panggilan sebagai saksi untuk tersangka ASS, untuk panggilan pada hari Rabu belum ada informasi apa-apa,” ujar Febri.

Febri enggan mengungkapkan apakah ada konsekuensi yang bakal diterima Novanto jika mangkir pada pemeriksaan perdananya setelah ditetapkan kembali sebagai tersangka di kasus e-KTP ini.

“Saya kira lebih baik kita tunggu dan kita harapkan kehadiran dari yang bersangkutan karena surat panggilan sudah disampaikan secara patut,” ujar dia.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menegaskan bahwa pihaknya bisa memanggil paksa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

Hal ini menyusul sikap Novanto yang sudah tiga kali tidak memenuhi panggilan lembaga antirasuah.

“Kalau panggilan ketiga tidak hadir, KPK berdasarkan hukum kan bisa memanggil dengan paksa,” kata Laode di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/11).

Laode pun menegaskan KPK akan memanggil paksa Setya Novanto apabila terpaksa. Namun, ia berharap Novanto bisa kooperatif dan menghadiri panggilan pemeriksaan.

“Kalau seandainya terpaksa iya (dipanggil paksa), tapi saya kira beliau ini kan dipanggil sebagai saksi. Kita berharap beliau hadir tanpa harus dipanggil paksa,” kata dia. Laode juga menegaskan KPK tidak perlu mendapatkan izin Presiden untuk memanggil Novanto.

Fredrich Yunadi, pengacara Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, akan meminta perlindungan jika KPK bersikeras memanggil paksa kliennya.

Menurut Fredrich, pemeriksaan kliennya selaku anggota DPR oleh penegak hukum harus seizin Presiden Joko Widodo.

“Pasti, kami akan minta perlindungan Presiden, TNI, Polri terhadap pihak yang melawan undang-undang,” kata Fredrich, kemarin. NH

Share

Check Also

JENNIFER DUNN DIHINA NETIZEN

thejak.co – Usai dilabrak dan dijambak anak Faisal Haris, Shafa Aliya di tempat umum, aktris ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *