Senin , 11 Desember 2017

Diabaikan, Putusan MA Dipertanyakan

GeRAM saat melakukan konferensi pers.

thejak.co – Gerakan Rakyat Menggugat (GeRAM) mempertanyakan mengapa Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Aceh Barat, Provinsi Aceh menerima gugatan PT Kalista Alam (KA) yang disidangkan kemarin, sementara putusan Mahkamah Agung (MA) yang sudah inkracht eksekusinya diabaikan hingga sekarang.

Pada 2014, PT KA telah dinyatakan bersalah melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar lahan gambut Rawa Tripa di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Kejadian itu menyebabkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggugat PT KA di PN Meulaboh.

Rawa Tripa merupakan bagian dari Kawasan Ekosistem Leuser yang terkenal. Sebelum pengrusakan, Rawa Tripa dikenal dunia sebagai ‘Ibukota Orangutan di Dunia’ karena kepadatan polulasinya.

Pada tingkat pengadilan pertama, PN Meulaboh di Aceh Barat memerintahkan PT KA membayar Rp 114,3 miliar kepada negara, dan Rp 251,7 miliar untuk memulihkan kawasan seluas 1.000 hektar lahan yang dibakar.

PT KA tidak menerima putusan tersebut dan melakukan banding di Pengadilan Tinggi (PT) Aceh, dan terakhir melakukan kasasi. MA menolak kasasi PT KA dan memerintahan kepada PN Meulaboh melaksanakan eksekusi terhadap PT KA.

Ge-RAM, gerakan yang berasal dari pembela lingkungan di seluruh Wilayah Kawasan Ekosistem Leuser menilai putusan MA sebagai kemenangan penting bagi pemerintah sekaligus kemenangan hukum perlidungan lingkungan di Indonesia.

“Bahkan bagi masyarakat lokal kemenangan ini memiliki makna yang sangat penting karena selain masyarakat lokal memperoleh keadilan. Ia juga merupakan inisiasi penting bagi usaha pemulihan di Tripa,” kata Juru bicara GeRAM, Fahmi Muhammad dalam sebuah konfrensi pers di Jakarta, Selasa (28/11).

GeRAM mencatat dua tahun setelah putusan MA, eksekusi terhadap putusan tak juga dilakukan. Harli Muin, pengacara GeRAM menjelaskan, Kementerian LHK telah menyampaikan permohonan eksekusi putusan Inkracht kepada Ketua PN Meulaboh, dan PN Meulaboh tidak memiliki alasan yang kuat untuk menunda pelaksanaan eksekusi putusan tersebut. BOIM

Share

Check Also

Gandeng UMB, Inkado Beri Beasiswa Atlet Berprestasi

thejak.co – Sebanyak 1.500 karateka dari 34 provinsi seluruh Indonesia akan ambil bagian dalam kejuaraan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *