Senin , 13 November 2017

Kabupaten Bekasi dan Sumedang Serentak Adakan Coke Kicks 2017

thejak.co – Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation menggelar rangkaian kegiatan Coke Kicks 2017 di 10 kota di Indonesia, yaitu: Lampung (22-23 April), Medan (29-30 April), Lombok (6-7 Mei), Semarang (22-23 Juli), Padang (16-17 Sept), Makassar (28-29 Oktober), Balikpapan (25-26 November), Pasuruan (9-10 Des).

Dan pada sabtu-minggu (11-12/11/2017) kemarin,  diselenggarakan serentak di 2 (dua) Kabupaten di Propinsi Jawa Barat secara serentak di Bekasi dan Sumedang.

Coke Kicks merupakan program tahunan yang telah dijalankan oleh CCAI sejak tahun 2011. Di tahun 2017, program Coke Kicks memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para pelatih dan talenta sepakbola local melalui sesi train the trainers, player coaching, dan mini competition.

Event  Coke Kicks di Kab. Bekasi diselenggarakan di lapangan Irtuda Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kab. Bekasi. Sedangkan Coke Kicks di Kab. Sumedang diselenggarakan di lapangan Kecamatan Pamulihan, Desa Ciptasari Jl. Raya Bandung – Sumedang.

Kegiatan Coke Kicks 2017 ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, tanggal 11 dan 12 November 2017. Pada 11 November, kegiatan terfokus untuk pelatihan para pelatih untuk meningkatkan kompetensi pelatihan, seperti: teknik komunikasi, motivasi dan penerapan strategi dasar permainan sepak bola.

Selama sehari penuh para pelatih muda dari Kabupaten Sumedang mendapatkan pelatihan dari Coach Asian Soccer Academy (ASA) Foundation dan mendapatkan sertifikat pelatihan dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation.

Pada 12 November, kegiatan terfokus pada pelatihan bakat-bakat muda yang melibatkan 224 anak dengan rentang usia 12-17 tahun yang terbagi dalam 16 tim.

Para pelatih yang telah menerima pelatihan di hari pertama, mulai mempraktikkan ilmu pelatihan yang efektif untuk mengantarkan mimpi besar para calon bintang dari Bekasi.

Selama dua hari pelaksanaan Coke Kicks 2017 di Bekasi, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation memilih Indra Nur Fadilah sebagai Best Coach; Anraju sebagai Best Team; Panju Heru Utomo, Andika Wijaya dan Dandi Supiani sebagai Best Player; Fahrul Akbar untuk Fair Play; Fitrah Ridho sebagai Top Soccer dan Best of The Best diraih oleh Muhammad Syifa dari Anraju.

Nurlida Fatmikasari, Corporate Affairs Regional Manager Jakarta & West Java Region CCAI, mengemukakan rasa bangga melihat generasi muda tumbuh dan berkembang dengan potensi dan prestasi gemilang melalui kegiatan yang positif.

Beliau menyatakan bahwa CCAI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para pemangku kepentingan dalam pengembangan kapabilitas komunitas.

“Melalui program Coke Kicks 2017, CCAI menitikberatkan pada pelatihan bagi para pelatih local melalui sesi train the trainers yang dipandu oleh para pelatih sepak bola professional dari ASA Foundation, yang bertujuan untuk menciptakan komunitas sepakbola yang mandiri dan berkelanjutan.

Hingga saat ini, Coke Kicks telah melatih lebih dari 600 pelatih sepak bola lokal, dan di tahun 2017 program ini menargetkan untuk melatih 200 pelatih local dan 2.240 pemain muda di 10 kota di Indonesia,” jelas Nurlida.

Lee Hawkins, Technical Advisor ASA Foundation, mengungkapkan bahwa pelatih local memiliki peranan penting untuk mewujudkan masyarakat yang positif dan terus berkembang.

“Melalui sesi train the trainers, pelatih local diberikan pembekalan metode pelatihan yang komprehensif, terutama untuk menciptakan mental positif dari tim yang dibina agar siap meraih berbagai kesempatan di masa depan,” ujar Lee.

Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi, yaitu: People, Wellbeing, Environment dan Community, CCAI telah menjalankan berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai berikut: program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat, Coke Kicks, City Clean-ups (termasuk kegiatan Bali Beach Clean Up yang sering mendapatkan penghargaan), dan Coca-Cola Forest.

Program Coca-Cola Forest menggabungkan kegiatan penanaman pohon dengan pelayanan pendidikan, dan program pemberdayaan masyarakat. Inisiatif tersebut pertama kali berjalan di Lampung pada 2014, disusul dengan wilayahJawa Barat pada 2015 danJawa Tengah pada 2017. Melalui program Coca-Cola Forest, CCAI telah menanam lebih dari 6.200 pohon dan menyumbangkan lebih dari 300.000 pohon pada masyarakat. BM

Share

Check Also

Awas, Cuaca Buruk Menerpa Kabupaten Bogor & Kota Depok

thejak.co – Kawasan Puncak Kabupaten Bogor kembali mengalami longsor. Meski tak merenggut korban jiwa,  namun ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *