Senin , 18 Desember 2017

Mama Deisty Dicekal, Anak Papa Setnov Digilir KPK

Dwina Michaella

thejak.co – KPK mencegah istri Setya Novanto, Deisty Astriani Tagor berpergian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan.

Pencegahan terhadap Deisti dilakukan KPK setelah mengirim surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada 21 November 2017 lalu.

Deisti dicegah dalam statusnya sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

“KPK telah mengirimkan surat ke Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk pencegahan ke luar negeri terhadap Deisti Astriani Tagor dalam proses penyidikan e-KTP dengan tersangka ASS.

Jangka waktu enam bulan ke depan terhitung sejak 21 November 2017,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/11).

Febri mengatakan pencegahan terhadap istri kedua Novanto tersebut untuk memudakan proses penyidikan kasus dugaan korupsi yang merugikan negara Rp2,3 trilun dari total proyek Rp5,9 triliun. Febri mengatakan keterangan Deisti dibutuhkan oleh penyidik KPK.

“Karena dibutuhkan keterangannya sebagai saksi dalam kasus e-KTP. Dan agar saat dibutuhkan keterangannya tidak sedang berada di luar negeri,” katanya.

Tak hanya Deisty, KPK juga akan memeriksa memanggil mantan Komisaris di PT Murakabi Sejahtera Dwina Michaela sebagai saksi kasus proyek e-KTP. Dwina rencananya akan diperiksa untuk tersangka Setya Novanto.

“Besok direncanakan pemeriksaan terhadap Dwina Michaella,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (23/11).

Selain Dwina, anak Novanto lainnya, Rheza Herwindo juga dipanggil hari ini. Namun Rheza tidak hadir tanpa keterangan.

Febri meminta para saksi bisa hadir memenuhi panggilan penyidik KPK. Karena surat panggilan sudah disampaikan secara patut.

“Kami ingatkan agar para saksi yang dipanggil untuk memenuhi kewajiban hukum hadir menghadap penyidik,” ujar Febri.

Dalam persidangan, Setya Novanto mengaku tidak tahu bila anaknya, Dwi Michaella, pernah menjadi komisaris perusahaan yang mengikuti lelang proyek e-KTP. Novanto pun mengaku sedikit bingung.

“Saksi kenal dengan yang bernama Dwina Michaela?” tanya jaksa KPK kepada Novanto dalam sidang lanjutan dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (3/11) lalu.

“Iya kenal pak. Anak saya itu pak,” jawab Novanto.

Kemudian, jaksa mengonfirmasi tentang informasi bila Dwina pernah menjadi Komisaris PT Murakabi Sejahtera. Novanto mengaku tak tahu.

“Apakah saksi tahu Dwina Michaela ini pernah jadi Komisaris di PT Murakabi Sejahtera?” tanya jaksa.

“Tidak tahu pak,” ucap Novanto. ERY

Share

Check Also

Dapat 30 Kursi, Gerindra Jawara Kebon Sirih

TheJak – Partai Gerindra dipastikan akan menjadi juara di Jakarta. Partai berlambang Garuda ini bakal ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *