Senin , 18 Desember 2017

Oknum Timses Banyak Jual Nama Anies-Sandi Buat Cari Keuntungan

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno didampingi Sekda Saefullah.

thejak.co – Sebulan lebih pasca dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, ditengarai banyak berkeliaran orang-orang yang mengaku sebagai tim sukses maupun orang dekat Anies Baswedan ataupun Sandiaga Uno.

Mereka menjanjikan dapat mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan dengan gubernur ataupun wagub, bahkan dikabarkan sampai meminta sesuatu untuk memfasilitasi pertemuan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Noval Nur Akbar, anggota Tim Protokoler Sandiaga Uno saat Pilkada lalu, yang dikenal dengan nama “Tim Darat” mengaku kecewa dengan perilaku oknum yang mengatasnamakan gubernur dan wagub untuk mencari keuntungan pribadi.

“Kami kecewa dengan pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan jabatan gubernur dan wagub dengan menjanjikan akan mempertemukan gubernur ataupun wagub  kepada pihak tertentu demi meraih kepentingan ekonomi” ujar Noval, kemarin.

Noval meminta kepada semua pihak termasuk relawan agar menaati prosedur yang  berlaku apabila bila ingin bertemu dengan gubernur dan wagub dengan mengirim surat permohonan audiensi ke bagian penerimaan surat di depan balai agung Balaikota DKI.

Nanti akan dijadwalkan sesuai ketersediaan waktu dan disesuaikan dengan tingkat pengambilan kebijakan gubernur dan wagub. Apabila persoalan teknis maupun pelayanan, cukup di kecamatan saja tidak perlu ke Balaikota.

“Sejak Sabtu (18/11) kecamatan telah membuka posko pengaduan warga yang menyangkut masalah-masalah yang dihadapi warga sehingga dapat diselesaikan dengan cepat” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Lerry Oktobony, Wakil Ketua Tim Darat atau Tim Protokoler Sandiaga Uno saat kampanye pilkada lalu.

“Kami menyesalkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang merasa bisa mempertemukan pihak-pihak tertentu dengan Gubernur atau Wagub dan meminta imbalan ke pihak-pihak tersebut” kata Lerry.

“Kami saja yang sejak 2,5 tahun yang lalu sudah mendampingi Bang Sandi dan sama-sama berdarah-darah dengan relawan yang lain, tidak pernah memanfaatkan posisi kami untuk mendapatkan sesuatu.

Kenapa kemudian tiba-tiba muncul oknum yang mengaku-mengaku tim pemenangan atau orang dekat Anies-Sandi yang berupaya mendapatkan keuntungan pribadi” ungkap Lerry bertanya-tanya.

Lerry meminta agar pihak-pihak tersebut agar segera bertobat dan tidak lagi mengganggu Anies-Sandi yang sedang berkonsentrasi bekerja untuk menata birokrasi dan memperbaiki Jakarta dengan segudang permasalahannya.

“Sebaiknya kita bantu dan kita jaga sama-sama program Anies-Sandi sesuai janji kampanyenya untuk Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya” tutup Lerry.

Seperti diketahui bahwa sejak 15 November 2017, Sekda DKI Jakarta telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 67/SE/2017 tentang prosedur terkait kegiatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta melalui Sekretariat Gubernur atau Sekretariat Wakil Gubernur secara resmi.

Beberapa waktu lalu, Wakil gubernur DKI Sandiaga Uno juga pernah bercerita ada oknum yang memanfaatkan jadwal kegiatannya sehari-hari untuk meminta uang kepada pihak tertentu.

Sandiaga bercerita, Senin (6/11) kemarin, dia dijadwalkan menghadiri ulang tahun sebuah stasiun radio pukul 20.00 WIB. Ada oknum yang mengetahui jadwal tersebut, lalu mengaku sebagai ajudan Sandiaga dan menghubungi panitia untuk meminta uang.

“Sekitar jam 14.00, ada yang menelepon (panitia), namanya sama dengan ajudan saya, nomor rekening sama, minta dikirim Rp 50 juta untuk spekulasi itu,” kata Sandiaga.

“Itu katanya mereka hampir mengirim (uang). Permintaannya dari Rp 25 juta sampai Rp 50 juta untuk memastikan kehadiran saya dan menyiapkan keamanan,” tambah dia.

Sandi mengingatkan kepada masyarakat bahwa dia tidak pernah memungut biaya sedikit pun untuk menghadiri undangan. Dia meminta masyarakat untuk waspada dengan penipuan itu.

“Sekarang sudah ada mafia jadwal. Jadi saya sampaikan kepada seluruh masyarakat yang mengundang kehadiran saya, baik yang resmi maupun yang tidak resmi, saya enggak pernah mengutip biaya kalau datang,” ujarnya. JJ/SOF

Share

Check Also

Jakarta Banjir, Kadis SDA Diujung Tanduk

thejak.co – Curah hujan dengan intensitas tinggi mulai sering mengguyur Jakarta. Musibah banjirpun menghantui seluruh ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *