Selasa , 19 Juni 2018

Pemerintah Pusat Utamakan Kesejahteraan Daerah

Oesman Sapta saat melakukan kunjungan kerja di Ternate, Maluku Utara.

thejak.co – Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO) dalam kunjungan kerja di Ternate, Maluku Utara, Rabu (27/12), menganalisis langsung tingkat kemakmuran masyarakat setempat.

Bahkan setelah mendapat masukan dari warga, pria yang juga menjabat Ketua DPD RI ini langsung membahas persoalan Undang-Undang Kepulauan yang menjadi prioritas institusi yang dipimpinnya.

Ketua Umum DPP Partai Hanura ini pun mengatakan bahwa DPD telah memasukan persoalan UU Kepulauan dalam usulan prioritas DPD RI untuk dibahas di DPR RI. “Sudah ada Ampres (Amanat Presiden) UU Kepulauan untuk dibahas segera oleh pemerintah,” ucap OSO.

Tujuannya, kata OSO, dirinya ingin serius membangun untuk daerah. “Kenapa kita harus memakmurkan daerah, karena kita semua ini orang daerah.

Indonesia tak akan pernah makmur jika masyarakat daerah tak makmur. Jadi sudah seharusnya, daerah dimakmurkan terlebih dahulu,” tegas OSO.

Menanggapi persoalan kekurangan anggaran pembangunan daerah Maluku Utara, OSO meminta agar Pemerintah Daerah Ternate terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat.

“Memang dimana-mana, di tiap provinsi itu selalu kekurangan kalau membicarakan anggaran. Jadi hampir semua provinsi selalu merasa anggaran yang disediakan itu kurang. Padahal problem-nya (masalahnya) adalah komunikasi,” tutur OSO.

Lebih lanjut OSO mengatakan, jelang Pilkada Serentak 2018, masyarakat Ternate khususnya diminta untuk memilih pemimpin yang mampu memakmurkan daerah. “Nah, untuk memakmurkan daerah, harus dipimpin oleh pemimpin berkualitas,” ujar OSO.

Tak hanya itu, OSO juga meminta kepada masyarakat setempat untuk menagih janji dan program kerja para anggota DPD dan DPR khusus daerah Maluku Utara selaku wakilnya.

“Ada anggota DPD dan DPR RI dari Maluku Utara, mereka harus kita desak. Sampai mana kinerja para anggota DPD dan DPR dalam melakukan sosialisasi dalam melakukan sosialisasi untuk membangun daerah. Karena hal itu juga, saya datang langsung ke sini,” ucap OSO. DED

Share

Check Also

Diduga Terlibat Korupsi, Ganjar Pranowo Dinilai Cederai Jawa Tengah

thejak.co – Sejak tahun 2000 hingga 2018,  provinsi Jawa Tengah tercatat kurang lebih ada 21 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *