Jumat , 1 Desember 2017

Asal Dikasih Tangkap Ikan, Warga Kamal Dukung Reklamasi Pulau C dan D

Forum Jaring Aspirasi Warga Sekitar Pulau C dan Pulau D di Gelanggang Olahraga, Kamal Muara, Penjaringan.

thejak.co – Warga kampung nelayan Kamal Muara, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara di sekitar pulau reklamasi C dan D, masih berharap  perhatian dari pemerintah dan pengembang. Mereka minta aktifitasnya sebagai nelayan tidak terhambat demi keberlangsungan hidup mereka.

“Kami cuma minta, kami jangan diisolasi dan dilarang untuk menangkap ikan. Karena itu sebagai mata pencaharian kami. Kalau mengenai reklamasi Pulau C dan D silahkan saja,” ucap seorang nelayan bernama Iman, saat menyampaikan aspirasinya di depan forum Jaring Aspirasi Warga Sekitar Pulau C dan Pulau D di Gelanggang Olahraga, Kamal Muara, Penjaringan,
Pernyataan senada juga dikatakan tokoh masyarakat RT.06/04 disekitar Pulau C dan D yakni H. Abdul Hamid. Dia mengungkapkan ada 800 rumah dan 700 kepala keluarga yang berdiri di sekitar pulau reklamasi.
”Jadi begini, saya atas nama warga mewakili kan sudah mengorbankan barang demi untuk pembangunan itu. Kita hanya menuntut kemaslahatan warga terpenuhi. Jangan diobok-obok rumah yang sudah ada, kalau perlu diperbaiki,” ungkapnya.
Hamid memberikan contoh pembangunan masjid yang hingga kini terbengkalai. Bukan hanya itu saja, prasana untuk akses menuju tempat pendidikan juga dapat terpenuhi.
”Sudah hampir berapa tahun belum selesai-selesai. Ya kalau bisa itu pembangunan masjid dibantu untuk merampungkan pembangunan. Belum lagi akses menuju ke sekolah, kalau air pasang, anak-anak terpaksa melepas sepatu karena terendam air laut,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Forum Rembug Jakarta, Muhamad Syukur mengatakan, dengan diadakan forum aspirasi sebagai wadah untuk menampung berbagai macam keluhan dari warga di sekitar Pulau C dan D. Ternyata dari berbagai aspirasi yang disampaikan oleh warga tidak ada yang menyatakan keberatan.
”Kami dari Froum Rembug Jakarta memberikan tempat mediasi. Sebetulnya simple ya, pertama kita ingin memastikan ketika pulau C dan D ini di jalankan apa problemnya. Ternyata warga sekitar pulau C dan D tidak ada masalah, kalau mau dijalankan silahkan aja itukan pemerintah yang punya hak dan pengembangan silahkan saja,” ungkapnya. (BCR)
Share

Check Also

HMI Minta Reklamasi Pulau C dan D Jadi Proyek Rumah DP 0″

thejak.co – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *