Kamis , 7 Desember 2017

Heboh, Kapolsek di Sumut Diciduk Saat Penggerebekan 38 Kg Sabu!

Ilustrasi

thejak.co – Baru-baru ini netizen dibuat geger dengan penangkapan seorang Oknum Kapolsek Lolowau di Nias, Sumatera Utara berinisial AKP BS dalam kasus peredaran 38 kilogram sabu asal Malaysia.

AKP BS diciduk bersama 13 tersangka lainnya yang dua di antaranya adalah anggota Polri. “Pelaku 14 orang. (Rinciannya) tiga pelaku ditembak kaki dan satu pelaku meninggal dunia.

Ditindak tegas karena melawan,” kata Kapolda Sumatera Utara, Irjen Paulus Waterpauw di Mapolda Sumatera Utara, Rabu (6/12).

Irjen Paulus menjelaskan, dua di antara pelaku yang diamankan yakni oknum Polri berinisial AKP BS dan Bripda YMS. AKP BS diketahui menjabat Kapolsek di Nias.

Penangkapan terhadap para pelaku lanjut Paulus, dilakukan mulai Sabtu (25/11) hingga Selasa (5/12). Mereka ditangkap di lokasi terpisah yang ada di Sumatera Utara.

“Kedua oknum Polri ini masih tahap pengembangan. Oknum ditangkap saat bersama dengan bandar, tapi tidak ada barang buktinya. Indikasi, mereka berteman,” ujar Kapolda.

Sindikat ini dikendalikan oleh bandar narkoba dari Malaysia. Petugas hingga kini masih melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya.

Paulus belum bisa menjelaskan lebih jauh soal peran dari dua oknum itu. “Kalau terbukti (oknum Polri yang terlibat) diberhentikan. Prinsipnya, kita bersih-bersih ke dalam, hajar ke luar,” tukas Paulus.

Paulus menegaskan, AKP BS dan 13 rekannya yang terlibat pengedaran narkoba jaringan Internasional Malaysia-Indonesia, telah melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun hingga hukuman mati.

Beratnya hukuman kepada mereka sesuai dengan jumlah barang bukti narkoba jenis sabu seberat 38 kilogram (Kg) yang akan diedarkan di wilayah Indonesia.

Berita tentang ditangkapnya oknum Kapolsek ini membuat netizen geram dan meminta yang bersangkutan dihukum mati. “Langsung didor aja,” ujar @rejkt.

“Nyamar…nyamar jadi polisi,” kata @Sugeng Riyadi. “Pecat dan hukum mati, masih banyak polisi yang baik dan amanah,” kata @irwanjoni. SIR

Share

Check Also

Video Kakek Super Tega Ini Bikin Geram Netizen!

thejak.co – Video seorang kakek asal Pasuruan yang tega mengumpankan cucunya sendiri ke seekor monyet ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *