Rabu , 17 Januari 2018

JADI SARANG NARKOBA, KAMPUNG BONCOS DIOBRAK-ABRIK POLISI

Polisi menunjukan narkoba yang diamankan dari Kampung Boncos.

thejak.co – Polres Jakarta Barat merazia narkoba di Kampung Boncos, Kota Bambu, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (20/12).  Dalam operasi narkoba ini, sebanyak 60 personel diterjunkan ke lokasi guna menyisir lokasi yang menjadi sarang narkoba di Jakarta Barat.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto mengatakan, dari operasi narkoba di Kampung Boncos polisi menangkap 19 orang, tiga diantaranya adalah wanita yang merupakan warga setempat.

“Kegiatan kali ini merupakan upaya kami, guna bersihkan Kampung Boncos dari marak terkait peredaran narkotika,” ujar dia Rabu (20/12).

Saat dilakukan penyisiran di lokasi itu, anggota bersenjata laras panjang langsung memeriksa terhadap orang yang mencurigakan menyimpan barang haram tersebut.

Tak hanya itu, anggota polisi bermasker hitam ini bahkan memeriksa beberapa lokasi yang dugaan kuat menjadi tempat para mengonsumsi dan pengedar narkoba.

Dari tangan pelaku pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti seperti timbangan serta alat hisap sabu (bong). Kendati begitu ia tidak menyebutkan identitas para pelaku karena masih dalam proses penyelidikan.

“Dari penggerebekan ditemukan sejumlah barang bukti yang ada diantaranya narkoba jenis sabu 37 gram, tiga senjata tajam, 11 unit ponsel, timbangan digital satu unit dan satu buah bong,” tandasnya.

Setelah melakukan penggerebekan di Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Barat melakukan pengembangan dengan kembali melakukan penggerebekan di sebuah rumah berukuran 3×4 di Jalan Green Lake, Pesing Raya RT04/08, Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Rumah itu di gerebek setelah pihak kepolisian mengetahui dijadikan sebagai produksi narkoba sabu cair. Di dalam rumah itu juga didapati alat produksi pembuatan sabu cair.

“Dirumah ini kami temukan alat beserta cairan dan bubuk putih yang diduga untuk pembuatan narkotika. Kami duga lokasi ini sebagai tempat pembuatan atau penyimpanan saja. Tidak ada kaitannya dengan Boncos dan diskotik MG,” kata Kasatnarkoba Polres Jakarta Barat AKBP Suhermanto di lokasi, Rabu, (20/12).

Namun, saat dilakukan penggerebekan polisi tidak menemukan pemilik alat produksi yang bernama Wastam alias S di rumah kontrakan. Dari dalam rumah sepetak itu, polisi membawa barang bukti berupa serbuk putih yang masih terbungkus karung, alat hisab bong, timbangan, ratusan zat kimia dan beberapa alat lain yang digunakan untuk proses pembuatan narkotika.

“Kami masih buru pelaku bernama W alias S (42). Nanti kami beberkan semua ya masih kami dalami setelah S kami dapatkan,” kata Suhermanto.

Sebagai informasi, Wastam alias S bekerja sebagai sopir di salah satu perusahaan taksi. Karena Wastam tidak ada di lokasi, polisi akhirnya membawa istri pelaku untuk dimintai keterangan. Namun, polisi tidak membeberkan idntitas dari Istri Wastam. NH

Share

Check Also

Kelakuan Dokter di Blitar ini Jangan Dicontoh

Thejak.co-Diduga memalsukan akta cerai dan akte nikah untuk menikah lagi, seorang dokter spesialis kandungan rumah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *