Kamis , 7 Desember 2017

Walikota Arief Dicap Mirip Ahok

Proses pembongkaran bangunan di Kota Tangerang oleh petugas Satpol PP.

thejak.co – Sebanyak 150 petugas gabungan Satpol PP, Polisi dan TNI diturunkan untuk mengamankan proses pembongkaran 100 bangunan rumah di kawasan Palem Semi Rt 002 dan 004 Rw 006, Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Selain isak tangis, pembongkaran yang dilakukan dengan menurunkan sejumlah alat berat tersebut pun diiringi aksi caci maki.

Salah seorang warga bernama Ipul menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah tidak manusiawi.

Dia menyebut bahwa kepemimpinan Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah sama dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama.

“Kita main digusur saja tapi nasib kita tidak dipikirkan. Mau dipindahkan kemana kita ini. Sedangkan, uang bantu atau pun ganti rugi tidak diberikan.

Tidak seperti pak Ahok yang kalau melakukan gusuran dipindahkan ke rumah susun,” ujarnya sambari memaki petugas Satpol PP Kota Tangerang.

Tidak hanya Ipul, Heni (30), juga mengaku kecewa Arief, dirinya menyatakan  bahwa lahan yang sudah ditempatinya selama puluhan tahun tersebut dulunya merupakan rawa yang tak berpenghuni.

“Saya enggak tahu mau tinggal di mana, dikasih tahu mau gusur pas hari ini juga, tiba tiba datang alat berat dan langsung merubuhkan bangunan rumah,” kata ibu empat anak tersebut.

Saat dimintai keterangan  Lurah Panunggangan Barat, Ahyar Herudin menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengingatkan bahwa lahan yang ditempati oleh warga merupakan lahan pemerintah.

Tidak hanya itu sebelum melakukan pembongkaran pihaknya sudah memberikan peringatan bagi para warga yang menempati lahan seluas 9.000 meter tersebut.

“Kalau bantuan kerohanian atau apapun itu tergantung pada Pemerintah Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Satpol PP Kota Tangerang, Mumung menjelaskan, penurunan personil untuk mengeksekusi penertiban dilakukan setelah memberikan tiga kali peringatan penertiban kepada warga. “Sudah melakukan tahap demi tahap, sosialisasi satu, dua, tiga,” ujar.

Lanjut dia, Satpol PP menurunkan 150 orang, dibantu oleh pegawai PLN sebanyak 20 orang. Pembongkaran itu, menurut dia sudah sesuai prosedur dan tahapan.

Jika dalam penertiban itu ada yang dilanggar, lanjut dia, Satpol PP Kota Tangerang siap untuk digugat. “Ada bagian hukum dan pengacara yang menangani,” ujar dia mengakhiri.

Seperti diketahui, nantinya lahan tersebut akan diperuntukan sebagai fasos fasum yakni, pembangunan gedung SMP Negeri dan juga posyandu.

Sekitar 200 jiwa menempati lahan fasos fasum milik Pemkot Tangerang yang diserahkan dari PT Bina Sarana Mekar yang merupakan pengembang perumahan Palem Semi. Namun, menurut warga, lahan tersebut merupakan lahan Perumnas yang diklaim PT BSM.  JAK

Share

Check Also

Pepen Terang-terangan Pilih Sutriyono

thejak.co – Petahana Pilkada Kota Bekasi, Rahmat Effendi sudah secara terang-terangan menyatakan pendampingnya di Pilkada ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *