Kamis , 19 Juli 2018

Inilah Alasan Perlunya Revitalisasi Paviliun Provinsi Smesco Indonesia

Thejak.co-Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) akan melakukan revitalisasi Paviliun Provinsi yang bertempat di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta. Pasalnya sejak didirikan tujuh tahun lalu, Paviliun Provinsi kurang memiliki nilai kompetitif bagi produk UKM seluruh Indonesia.

Dalam acara Rakoordinasi Terbatas antara Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, di Gedung Smeco Indonesia, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram, memaparkan beberapa alasan krusial revitalisasi Paviliun Provinsi harus segera digulirkan.

“Pertama, tempat Paviliun Provinsi tidak terintegrasi antar paviliun. Kedua, produk yang ada di Paviliun Provinsi kurang terseleksi dan terkurasi dengan baik, dimana belum semua produk terstandarisasi. Dan, ketiga, penataan produk di Paviliun Provinsi belum menarik atau eye catching,” tutur Agus, Kamis (04/01/2018).

Selain itu, lanjut Agus, dari sisi harga produk juga belum kompetitif, dan para SPG belum mampu menjelaskan nilai produk secara baik. Intinya, Paviliun Provinsi belum memiliki standar pelayanan maksimum.

“Paviliun Provinsi juga harus punya online, mengadakan event hold, dan diorama (memberikan informasi masing-masing Paviliun),” kata Agus.

Kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pengawas LLP KUKM, Bintang Puspayoga juga menekankan pentingnya revitalisasi Paviliun Provinsi. Dengan demikian, bisa mengefisienkan anggaran dan menarik lebih banyak pengunjung lagi ke Smesco Indonesia.

Diakui Bintang, sejak tahun 2016 pembahasan revitalisasi sudah dilakukan pembahasan, namun prosesnya masih lamban. Tetapi tahun 2018 akan dimatangkan.

“Kita diskusikan konsepnya seperti apa. Mari kita mencari solusi secara bersama-sama. Kadis-Kadis Koperasi dan UKM yang hadir adalah Kadis yang hebat sehingga bisa memberikan masukan yang baik sehingga kita bisa melakukan revitalisasi Paviliun Provinsi yang baik,” kata Bintang.

Senada dengan Bintang, Dirut LLP KUKM Emilia Suhaimi juga mengungkapkan, Paviliun Provinsi masih belum sesuai yang diharapkan. Ini karena kontinuitas produk yang tidak berjalan dan produk yang ditampilkan juga masih sangat sedikit.

“Oleh karena itu, kita akan melakukan program promosi seefektif mungkin yang imbasnya bisa dapat dilihat melalui peningkatan jumlah pengunjung, baik di Galeri Indonesia WOW maupun Paviliun Provinsi,” kata Emilia.

Rakoordinasi Terbatas antara LLP KUKM dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia ini dihadiri oleh Anggota Dewan Pengawas LLP KUKM Bintang Puspayoga, Direktur Utama LLP KUKM Emilia Suhaimi, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta, Kepala Biro Perencanaan Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi, staf ahli Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Mikro Hasan Djauhari, serta para kepala dinas yang membidangi Koperasi dan UKM. DIN

Share

Check Also

HMS Desak KPK Tuntaskan BLBI dan Century Gate, 2018

thejak.co – Massa Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) terus mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *