Kamis , 21 Juni 2018

Kamera Handphone Dalam Mobil Raib

Foto lokasi Alsan Motor tempat cucian mobil.

thejak.co – Siswanto, warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Tambun Selatan Kehilangan kamera handphone saat dirinya melakukan jasa cuci mobil (steam) di tempat pencucian mobil Alsan Motor, Senin (1/1) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Siswanto membeberkan, pada awal tahun Januari 2018 itu dirinya hendak mencuci mobil di pencucian mobil langganannya, namun tutup, sehingga dirinya terpaksa mencari tempat pencucian mobil lainnya di wilayah kecamatan Tambun Selatan.

“Setelah lama mencari, akhirnya saya mendapatkan tempat pencucian mobil Alsan Motor yang berlokas di Jalan Raya Sumber Jaya, Kampung Buwek Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan,” terang Siswanto, Kamis (4/1).

Setelah selesai, dirinya langsung pulang ke rumah. Keesokan harinya, Siswanto baru ingat bahwa dirinya meletakan handpone kamera yang biasa ditaruh di belakang jok sopir. Namun handphone kamera miliknya yang dipakai untuk mengabadikan beberapa momen, tidak ada si tempatnya alias hilang.

Kemudian Siswanto menanyakan kepada anggota keluarganya, namun  istri dan anak-anaknya tidak ada yang pernah memakai dan memindahkan handphone kamera tersebut.

Akhirny, Siswanto bersama Zaid Shibghatallah SH, kuasa hukum dari pusat bantuan hukum Peradi Bekasi, meluncur ke lokasi tempat cucian mobil Alsan Motor.

Di lokasi itu, Siswanto melaporkan  kehilangan handpone kamera ke Arsad kepala bengkel mobil tersebut, karena  diduga  hilang saat pencucian mobil di lokasi tersebut.

“Saya dan kuasa hukum mendatangi lokasi itu dan bertemu dengan kepala bengkel tersebut,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Siswanto, Arsyad memanggil dua orang karyawan yang mencuci mobil Siswanto bernama Firman dan Agus.  Keduanya mengaku tidak melihat handpone kamera milik Siswanto.

Arsad mengatakan bahwa pihaknya memasang kamera CCTV, akan tetapi tidak bisa dilihat lantaran pemilik bengkel masih berada di luar kota.

“Memang di sini ada CCTV. Tapi gak bisa dilihat,  karena bos  bengkel mobil masih d lluar kota,” kata Siswanto menirukan perkataan Arsyad.

Mendengar hal itu, Zaid meminta kepada Arsad supaya masalah tersebut diselesaikan secara musyawarah sebelum diselesaikan secara hukum.

“Kita tunggu hasil rekaman CCTV, setelah pemilik bengkel dan cucian mobil itu pulang dari luar kota,” tandas Zaid. EDI/BUD

Share

Check Also

FKPB Bareng Pospera & Pena 98 Banten Hadiri Rembuk Nasional 98

Thejak, FKPb- Forum Komunikasi Pemuda Batak ( Indonesia ) siap menghadiri Acara Rembuk Nasional 98 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *