Kamis , 21 Juni 2018

Kasudin Gulkamart Ngaku Telah Maksimal Duh, Kasus Kebakaran Meningkat di Jakarta Selatan

Kasudin Gilkamart Jakarta Selatan, Irwan

thejak.co – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Selatan, merilis data total jumlah kebakaran di Jakarta Selatan periode Januari hingga Desember 2017.

Meski telah berupaya maksimal untuk mengurangi kasus kebakaran, namun jumlah kebakaran masih saja mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Kasudin Gulkarmat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Irwan mengatakan, Januari-Desember 2017, total jumlah kebakaran di Jakarta Selatan mencapai 348 kasus. “Jumlah itu mengalami peningkatan dibanding tahun 2016 yang mencapai sebanyak 244 kasus,” ujarnya, Rabu (10/1).

Irwan merinci, dari 348 kasus, 30 kasus terjadi di Januari, 21 kasus di Februari, 21 kasus di Maret, 19 kasus di April, 35 kasus di Mei, 19 kasus di Juni, 26 kasus di Juli, dan 41 kasus di Agustus.

“Untuk September terjadi 40 kasus, Oktober 17 kasus, November 58 kasus, dan Desember 21 kasus,” paparnya.

Irwan menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya untuk mengurangi kasus kebakaran di Jakarta Selatan. Salah satunya adalah dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan penanganan kebakaran dini pada masyarakat.

“Baik itu pada warga ataupun pekerja di perkantoran,” tuturnya.

Tidak itu saja, pihaknya juga telah menyalurkan sebanyak 850 Alat Pemadam Api Ringan (APAR), untuk masyarakat di Jakarta Selatan.

“112 APAR dibagi untuk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), 185 APAR untuk kantor sekretariat RW, dan sisanya 553 APAR lagi untuk lokasi hunian padat penduduk,” ungkapnya.

Selain kasus kebakaran, pihaknya, terang Irwan, juga menangani kasus non kebakaran, seperti evakuasi hewan liar, orang kecebur, naik baliho dan lain sebagainya yang mencapai 347 kasus. “Total kerugian akibat kasus kebakaran mencapai Rp 55.147 miliar,” tandasnya. RBN

Share

Check Also

Urus Rumah DP 0 Persen, Anies Lantik Mantan Pejabat Kementerian PUPR

thejak.co РPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membentuk unit kerja baru khusus mengurusi program hunian down ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *